APA YANG AMAN DI INDONESIA?

APA YANG AMAN DI INDONESIA? (1)

Apa yang aman d Indonesia?
sblm menentukan apa jawabannya
ada baiknya mengetahui beberapa fenomena yg belakangan ini terjadi d Indonesia yg mungkin akan membuat qta sejenak merenung dan berpikir
apa yg sebenarnya melanda negri tercinta ini

Bersumber dari media informasi yg paling umum, yaitu televisi
Menyaksikan tayangan televisi bukannya mendapat hiburan tp malah dapat kengerian..

Mulai saja dr yg terbaru,

Transportasi..
seperti latah, sejak tragedi tugu tani yg menewaskan 9 orang,
karena si neng apry d bawah pengaruh narkoba
kecelakaan beruntun makin sering terjadi,
lebih-lebih yg melibatkan kendaraan umum, yaitu bus..,
meskipun tdk mengelak adajg kejadian yg pnyebabnya kendaraan pribadi..
entah itu karena rem blong, pecah ban, atau human eror, supir ngantuk, mabuk, ato bahkan fly..
tp karena bus adalah alat transportasi umum yg d manfaatkan oleh masyarakat luas
kecelakaan yg melibatkan bus seringkali mendapat sorotan
tragedi bus karunia bakti d Cisarua Bogor, contohnya
menewaskan 14 orang karena rem blong,
yg sedang menikmati hangatnya semangkuk bakso d udara yg dingin jg trmasuk salah satu korban tewas
dn kejadian trbaru yg melibatkan bus adalah tragedi bus pariwisata d majalengka yg nyruduk 4 spda mtr dan 3 delman, 3 tewas, belasan luka2,
penyebabnya adalah supir yg tdk sadar, ntah itu mabuk, ngantuk, ato fly..
setelah kecelakaan demi kecelakaan terjadi
dan korban demi korban berjatuhan
dinas2 terkait seolah kebakaran jenggot
mulailah mereka sidak dan sidak d terminal2
pahlawan kesiangan.., tp tak apalah..
bangsa ini sudah terbiasa belajar dari sejarah dan pengalaman dl baru ambl tindakan
titik tumpunya pada lemahnya pengawasan kelayakan trhadap kendaraan umum
pembiaran yg terjadi selama ini justru menjadi bumerang sendiri
dan peredaran narkoba maupun miras yg seolah sudah tdk trkendali d negri ini
ibaratnya mati satu impor lg seribu.
huuuuuhft..innalillah..

Fasilitas Umum..
dari siaran televisi juga bbrapa wktu lalu
berita pemerkosaan d angkutan kota d Jakarta
ramai-ramai d tertibkanlah angkutan kota yg berkaca gelap,
berbagai kebijakan trkait jg segera d ambil
tp itu tdk membuat wanita pengguna angkutan kota merasa aman begitu saja..
bbrapa wktu stelah penertiban dan penertiban oleh kepolisian dan dinas terkait,
seolah kecolongan, terjadi lg pemerkosaan gadis yatim piatu yg jg d angkutan kota..
sblum d perkosa si gadis d cekoki dulu dengan narkoba, pelakunya 3 orang bergantian mengganjar si gadis
tidak hanya itu
beberapa waktu lalu juga santer berita
pelecehan seksual d bus Trans Jakarta
korbannya adalah wanita yg menumpang bus
dan terjadi pada saat bus sedang penuh sesak
titik tumpunya lebih pada pembenahan moral,
pengawasan dan regulasi kendaraan umum, dan lagi2 peredaran narkoba yg memang sdh menjadi masalah krusial dan butuh penanganan segera
huuuuuhft..na’udzubillah..

Sosial Kemasyarakatan..
dari berita d televisi jg,
ya karena yg cakupannya sluruh negeri ya emang cuma dari berita d televisi
surat kabar ada jg yg skala nasional tetapi tidak se-up date siaran televisi
ada juga media online yg up date-nya lumayan cepat,
tapi agaknya dari segi “trust” nya belum bs 100%

sepertinya “sense of human” masyarakat d negri ini sudah mengalami kemerosotan
sengketa lahan, jadi kerusuhan
masalah keimanan, jadi kerusuhan
aksi damai, jadi kerusuhan
minta biaya kuliah turun, rusuh
kenaikan UMK, blokir jalan tol
gara2 tim sepak bola kalah jg jd rusuh
sampai cuma gara2 urusan cewek, anak sekolah jadi tawuran
lantas di mana sisi tidak amannya..
masyarakat lain yg tdk tau menahu duduk persoalannya,
yg hanya lewat d jalan untuk kepentingannya sendiri,
menjadi terganggu, tidak bs beraktivitas dan bisa jd ikut terkena abu panasnya..alias ikut jd korban
walah walah..
ada apa ini d Indonesia
demokrasi yg kebablasan
atau memang masyarakat d negri ini belum bisa memaknai demokrasi secara lebih dewasa
d tambah lg moral dan mental masyarakat yg sudahjauh mengalami kemerosotan
lebih2 karakter..sepertinya sudah tdk d miliki lg oleh bangsa ini
sementara ada sebagian kecil dr masyarakat jg
yg gembar gembor ttg pentingnya pendidikan karakter d negri ini
bagus..setuju..tp agaknya sang singa bangun agak kesiangan
oke lah, lebih baik terlambat daripada tidak samasekali
para ulama, kyai, ustadz beneran, sampai ustadz selebritis jg tidak henti2nya mengajak umat untk brbuat kebajikan, menahan diri, dan bersabar
setiap pagi d beberapa stasiun televisi swasta
ada acara2 tausiyah untuk umat muslim
atau mungkin acaranya terlalu pagi
sedangkan sebagian besar masyarakat masih memelihara budaya bangun siang
sehingga bgitu bangun dan menyalakan televisi acaranya gosip melulu
atau sejak pagi buta sudah trlalu sibuk urusan perut
tak ada waktu luang untk acara televisi
tp semua tetap sja kembali pada individu masing2
semua sudah ada aturannya d negri ini
ketidaksetujuan pada suatu aturan tdk hrs d wujudkan dlm bentuk demo2 yg brujung kerusuhan
ada cara2 yg lbh bijak dan terhormat yg bs d tempuh
titik tumpunya adalah kemerosotan moral dan rendahnya pemahaman masyarakat luas ttg demokrasi
sehingga demokrasi seringkali berbentuk kebebasan menyatakan pendapat yg melupakan aturan2 yg berlaku
dan pemahaman demokrasi yg keliru justru melunturkan jiwa musyawarah mufakat yg sejak nenek moyang sudah melekat menjadi kepribadian bangsa ini
huuuuuft..masyaAllah..

Kesejahteraan Masyarakat..
Apakah qta sudah sejahtera?
Apakah qta sudah terbebas dari kemiskinan?
Jawab dengan tegas..BELUM

masih dari berita di televisi,
beberapa waktu lalu..
minimarket
BANK
ATM
Toko
rumah tinggal
jadi sasaran pencurian, perampokan..
dan tidak jarang juga disertai pembunuhan
senjata api asli maupun rakitan beredar dg bebas, baik itu yg d peroleh secara legal maupun ilegal
beberapa pelaku yg trtangkap berdalih untuk kbutuhan hari-hari, biaya sekolah anak, bahkan untuk modal nikah..
tapi ada juga beberapa perampokan yg bertujuan untuk membiayai kegiatan teror..
salah satu penyebab munculnya rasa tidak aman jg,
tp karena akhir2 ini mulai mereda jd tidak dibahas secara khusus dan mendalam

bahkan uang yg d simpan d bank dengan tujuan agar lebih aman dan mendapat hasil bila itu d anggap investasi..
ikut-ikutan jd tidak aman karena d bobol..d loundring..dn dg bahasa yg laen yg intinya uangnya hilang
kasus Century, misalnya, yg nasabahnya sampai “mencak-mencak” karena uangnya sekian M raib begitu saja tnpa ada yg brtanggung jawab..
apalagi titik tumpunya..
bukan hanya masyarakat kecil saja yg kurang sejahtera sampai harus mencuri untk memenuhi kbutuhan hidup
tetapi orang2 kaya..konglomerat, jg agaknya masih belum sejahtera
meskipun dengan cara2 yg lebih elit, tetap saja namanya masih “mencuri”..

masih tentang kesejahteraan rakyat tp dari sisi yg berbeda muncul
ketika menyaksikan siaran televisi d salah satu stasiun swasta tiap sore akhir pekan
yang membuat bulu kuduk bergidik
betapa tidak
makanan yg menjadi konsumsi sehari-hari ternyata mengandung bahan-bahan yg berbahaya bagi tubuh
mulai saja dari tahu, sang makanan sejuta umat,
bakso, telur asin, ayam, bakpau
jamu tradisional yg d gembor2 kan menjadi ciri khas dari negara ini juga dimanipulasi
bumbu masakan, merica yg diisi semen putih
hingga makanan bergizi dr jenis ikan, baik laut maupun air tawar jg d garap dg bahan berbahaya agar tdk cepat busuk
kemudian ada lg, gorengan pinggir jalan yg bikin ngiler trnyata jg d goreng dg minyak d campur plastik agar awet krenyesnya
dan parahnya ditemukan permen yg sudah dibubuhi narkoba yg d jual bebas,
sasarannya jelas anak2 sekolah dr TK sampai dewasa,
“geleng-geleng kepala”

apa yg ada dibenak mereka para produsen
sebagian besar mereka berdalih untuk mendapat keuntungan yg lbh besar
kalau tidak dg cara begitu mereka akan rugi
dan justru itulah bukti bahwa masyarakat Indonesia masih jauh dari kata sejahtera
untuk mensejahterakan diri mereka sendiri
mereka bahkan tidak sempat berfikir bahwa mereka membunuh saudara mereka sendiri pelan-pelan

fenomena apa ini..
rendahnya kesadaran masyarakat akan kesehatan atau lunturnya nilai-nilai kemanusiaan
lantas apa yg bisa dikata
membunuh bangsa sendiri pelan-pelan?
sungguh perbuatan yg tidak beradab
pemerintah bukannya diam saja menghadapi fenomena ini
tp pengawasan yg masih longgar malah memberi kesempatan pada produsen2 nakal untuk trs nakal

titik tumpunya adalah pendidikan moral dan budi pekerti yg kurang,
pendidikan agama yg cm formalitas
rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan kesehatan dan makanan yg menyehatkan
d tambah kesejahteraan yg memang jelas tidak merata d negri ini
sehingga urusan perut jd soal utama,
perut yg kerempeng maupun perut yg sudah buncit
huuuuuft..na’udzubillah

Hukum dan HAM..
Akhir-akhir ini muncul kasus2 yg menggelitik..
kasus tentang persoalan remeh, sederhana, kasus lokal
tp kemudian meledak menjadi kasus nasional, kasus besar..
beberapa d antaranya..
(bersambung…)

with love,
Bunda Aisykha

Iklan

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s