APA YANG AMAN DI INDONESIA? (2-Selesai)

Need to Know

APA YANG AMAN DI INDONESIA? (2-Selesai)

Lanjutan dari bagian 1

Hukum dan HAM..
Akhir-akhir ini muncul kasus2 yg menggelitik..
kasus tentang persoalan remeh, sederhana, kasus lokal
tp kemudian meledak menjadi kasus nasional, kasus besar..
beberapa d antaranya..
pencurian biji asam
pencurian beberapa buah piring dan sup buntut..
kemudian yg sampai melibatkan komnas HAM dan munculnya gerakan sejuta sandal yaitu pencurian sandal..
waaaah..
lepas dari siapa salah siapa benar
karena persoalan itu sudah banyak d bahas d berbagai media
tidak perlu lg d bahas d sini
karena hanya akan jd debat kusir yg tidak ada ujungnya
yg perlu d sadari adalah kearifan lokal yg jd ciri khas masyarakat trnyata sdh benar2 musnah
mencuri biji asam, piring, sandal, bahkan sop buntut
dahulu hanyalah persoalan biasa yg bs d selesaikan secara kekeluargaan
tp d jaman serba modern ini
entah masyarakatnya yg makin melek hukum ato memang sudah lunturnya nilai persaudaraan
kasus yg begitu d laporkanlah k kantor polisi
dan parahnya lagi justru untuk kasus2 merete macam begitu polisi sangat serius menanggapi
beda perlakuan dg kasus2 besar yg melibatkan orang2 besar pula
berbahagialah yg berprofesi sbgai pengacara
karena skrg tdk hanya kasus2 besar sja yg bth jasanya
tp kasus simpel dan sederhana jg butuh nasehat hukumnya
masyarakat kecil yg masi d bwh garis kemiskinan harus berhati2
karena bisa jadi mengambil batu dari halaman rumah tetangga tanpa ijin bisa dikasuskan mencuri karena dg sengaja mengambil milik orang lain tnpa ijin..
dalam hal ini apa titik tumpunya..
yaitu mulai lunturnya nilai persaudaraan dan kepekaan sosial sehingga masyarakat tumbuh menjadi pribadi individuali
ini jg merupakan salah satu efek samping dr membudayanya kapitalisme
huuuuuft..innalillah..

Telekomunikasi dan Teknologi Informasi..
seiring kemajuan sistem telekomunikasi dan teknologi informasi saat ini
seharusnya jg d ikuti dg sumber daya manusia yg jg melek komunikasi
iya memang, justru bs d katakan melek sekali
buktinya kecanggihan telekomunikasi malah bnyak yg d salah gunakan

yg paling hangat adalah berita ttg “cyber crime”
anak-anak remaja, ibu-ibu muda yg sdg gemar facebook, twitter, ato media sosialisasi online lainnya
tnpa brfikir panjang upload foto ato video dg brbagai gaya
dan tnpa mereka sadari ada orang2 usil yg mengunduh fto2 trsbut
kemudian d utak atik dan d sulap menjadi fto2 berbau pornografi
dan d upload kembali sehingga menjadi konsumsi khalayak ramai
kejahatan smacam ini memang lebih bnyak d alami oleh selebritis d negri ini
tp tdk menutup kemungkinan kejahatan tersebut jg bisa dialami siapa saja
bedanya, kalau selebritis yg kena, d beritakan begitu gencar d berbagai media
tp kalau masyarakat biasa cukuplah jd berita d koran lokal
Kembali lagi titik tumpunya adalah pada kurangnya pendidikan moral, agama, dan budi pekerti
seolah rakyat d negri ini belum siap mental menerima brbagai kecanggihan teknologi
jadilah kemajuan teknologi tdk membawa bangsa ini k arah yg benar2 positif

Berikutnya yg masih berhubungan dg telekomunikasi dan teknologi informasi adalah kasus tentang pencurian pulsa
pulsa yg d beli untk kelancaran komunikasi sehari-hari bisa jg jd sasaran pencurian..
bgaimana ceritanya..
inilah fenomena yg mencuat baru2 ini
entah ini trmasuk kejahatan ato semata2 untuk meraup keuntungan yg lebih besar
aturan perundang-udangannya pun blm bnyk d pahami oleh khalayak luas
yg jelas datangnya sms biasanya menggunakan 3 ato 4 digit nomor
yg menawarkan berbagai macam hal k no.hp qta memotong pulsa qta sendiri
pdhl sms trsebut datang dg sendirinya tnpa qta sadari..
tp qta yg rugi krna pulsa qta menjadi brkurang
siapa yg bermain d balik ini jg menjadi tdk jelas
karena operator telepon seluler tdk mau d salahkan bgitu saja
masalah ini jg sempat menuai protes dr berbagai pihak yg merasa d rugikan
dan menimbulkan perasaan tidak nyaman dlm menikmati media komunikasi yg sifatnya pribadi yaitu handphone

Masih berhubungan dg handphone,
muncul jg kejahatan2 dg modus baru yaitu melalui sms
dimana muncul sms2 yg meminta transfer
baik itu transfer berupa pulsa atau pun dalam bentuk uang melalui rekening bank
dengan berbagai dalih, dan yg paling sering adalah dalih menjadi pemenang sebuah undian brhadiah mobil atau sepeda motor
pemenangnya d haruskan mentransfer sejumlah uang untuk pajak atau ongkos kirim dan sebagainya
sungguh cerdas pemrakarsanya
karena masyarakat2 dg standar pengetahuan yg masih rendah d pelosok2 negri ini bnyak yg trperdaya
dan bgitu d laporkan k polisi,
kasusnya tdk brlanjut kemana-mana alias mandheg
untuk menelusuri siapa pelakunya pun polisi nampaknya masih kesulitan
begitu uang d transfer, hp d matikan, kartu SIM d buang dan uang d bank d ambil
selesai sudah
bgitu cepat prosesnya sehingga yg trtipu blm menyadari
dan ketika sadar hadiah tak kunjung datang
semua sudah menghilang
masyarakat memang perlu lbh waspada pada sms2 yg tdk bertuan
paling tidak pahamilah kalau mendapat hadiah tentu hrs ikut undian dl
kalau tdk ikut undian tp sekonyong2 dapat hadiah tentu itu mustahil
atau bila memang ikut undian pasti pemenang akan d umumkan d media resmi
dan d beritahukan dg pemberitahuan yg resmi pula
apa lagi titik tumpunya..
masih rendahnya moral bangsa qta shingga hrs mencari penghidupan dg cara2 yg tdk halal dn merugikan orang lain
pemanfaatan kecanggihan teknologi yg masih blm optimal dan cenderung k arah negatif
justru membuat bangsa ini makin terpuruk dan menjadi bangsa yg primitif
huuuuft..Astaghfirullah..

Itulah berbagai fenomena yg nyata-nyata trjadi d Indonesia
beberapa d antaranya belum dapat d selesaikan dg tuntas oleh pemerintah yg berkuasa d negri ini
tidak perlu jg trlalu bergantung pd pemerintah
karena hanya akan memakan waktu lebih lama
sadari saja diri masing2
siapa qta
dan apa tujuan hidup qta d dunia
tentu itu akan membuat qta lebih mawas diri

Setelah melihat berbagai fenomena tersebut
segera dapat d simpulkan jawaban atas pertanyaan
“Apa yg aman d Indonesia?”

With love,
Bunda Aisykha

Iklan

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s