Parenting: Cara Mudah Ber-Hypnoparenting Sendiri di Rumah

Hipnosis adalah mengenai pengulangan (repetition). Hypnoparenting (HP) juga sama dengan hipnosis. Akan tetapi, HP mengkhususkan diri pada cara-cara mudah untuk membentuk anak-anak seperti yang kita inginkan. (Dr. Dewi Yogo Prastomo, MHt, Nova 1273, Juli 2012)

Berbicara tentang hypnoparenting adalah berbicara tentang mendidik, mengarahkan, dan membentuk karakter buah hati seperti yang kita inginkan melalui komunikasi dengan memasukkan sugesti-sugesti positif ke alam bawah sadar buah hati kita.

Hypnoparenting tidaklah sulit untuk diterapkan sendiri di rumah. Hal-hal yang dapat dilakukan dan disebut sebagai hypnoparenting adalah hal-hal yang sebenarnya sudah lama kita kenal dan mungkin sudah sering kita lakukan. Hanya saja, selama ini kita tidak mengenalinya sebagai istilah hynoparenting (HP) sehingga kita menjadi kurang fokus terhadap hal-hal yang sebenarnya dapat memudahkan kita dalam membentuk karakter dan kepribadian buah hati kita.

Pada dasarnya ada banyak cara yang dapat dilakukan dalam proses hypnoparenting ini. Semua bergantung pada kondisi buah hati kita dan kemauan kita sebagai orang tua untuk memilih hypnoparenting ini sebagai solusi mengubah perilaku buah hati kita sekaligus mendidiknya menjadi pribadi seperti yang kita harapkan.

image

Berikut adalah cara mudah ber-hypnoparenting sendiri di rumah.

1. Lakukan komunikasi aktif dan intensif, serta berulang-ulang dengan buah hati kita.

Gunakanlah kata-kata positif sekaligus inspiratif ketika berkomunikasi dengan buah hati kita. Misalnya mengucapkan, “Anak pintar..ayo sini!” atau “Anak rajin, gosok gigi yuk,,”. Dapat juga menggunakan kata-kata inspiratif, seperti, “Dokter cantik, ayo dihabiskan ya mamamnya,,” atau “Pak Direktur, yuk, dirapikan lagi maenannya,,”.

Lakukanlah komunikasi-komunikasi semacam itu secara berulang sehingga menjadi sugesti positif dan dapat tertanam dalam alam bawah sadar kemudian secara otomatis akan diadopsi oleh otak buah hati kita dan perlahan-lahan akan mengubah perilaku dan pola pikirnya. Gunakan bahasa yang memang biasa kita gunakan sehari-hari ketika kita melakukan proses hypnoparenting ini agar buah hati kita lebih cepat menerima dan memahaminya.

2. Lakukan komunikasi positif melalui kontak fisik dengan buah hati.

Pada dasarnya buah hati kita menyukai kehangatan melalui sentuhan fisik yang penuh kasih sayang. Jadi lakukanlah beberapa kontak fisik secara berulang-ulang dengan buah hati kita. Seperti, memeluk, mengelus punggung dan kepala dalam beberapa kesempatan, mencium pipi, memuji dengan memberikan tepukan tangan ketika buah hati kita melakukan suatu hal dengan benar, atau bisa juga hanya dengan menatap dalam-dalam mata buah hati kita.

Buatlah buah hati kita merasa nyaman dan tenang dalam setiap aktivitasnya dengan sentuhan-sentuhan hangat kita. Ketika buah hati kita merasa nyaman dan tenang, sugesti yang kita berikan dapat lebih mudah tertanam dalam alam bawah sadarnya karena pikiran dan perasaannya juga sedang berada dalam level terendah.

Melakukan komunikasi fisik seperti di atas secara intensif dan konsisten akan membantu kita dan buah hati memiliki kedekatan emosional yang tentunya sangat dibutuhkan dalam hubungan orang tua dan anak. Kedekatan secara emosional memungkinkan kita mendeteksi sekecil apapun perubahan yang terjadi pada anak. Sehingga ketika buah hati kita sedang mengalami masalah, kita dapat mendeteksi melalui intuisi kita dan segera bisa mengatasinya.

3. Hindari kata-kata negatif

Ketika berkomunikasi dengan buah hati hindari menggunakan kata-kata negatif seperti ‘nakal’, ‘jail’, ‘cerewet’. Jika kata-kata tersebut dikatakan berulang-ulang justru akan menjadi sugesti negatif dan anak pun akan menjadi nakal, jail, dsb.nya. Hindarijuga menggunakan kata-kata seperti ‘jangan’ dan ‘tidak’. Kata-kata tersebut tidak bisa diterjemahkan oleh pikiran bawah sadar buah hati kita. Sehingga, ketika kita mengatakan “jangan”, anak justru akan melakukannya lagi dan lagi.

Usahakan juga tidak berkata dengan nada tinggi bahkan membentak pada buah hati kita. Cobalah untuk memahami perasaan buah hati kita. Jika maksud kita adalah untuk melarang, ungkapkanlah dengan bahasa yang lain agar anak tidak merasa dilarang secara langsung, tetapi lebih merasa dialihkan ke hal yang lain.

4. Manfaatkan waktu efektif untuk memasukkan sugesti positif

Bunda, seberapa sering kita menemani buah hati kita hingga tertidur? dan “Apa yang kita lakukan ketika menemani buah hati kita yang akan tertidur?” atau “Berada dimana kita ketika buah hati kita sedang lamat-lamat terbangun dari mimpi indahnya?

Melalui ilmu hipnosis ini kita dapat mengetahui bahwa kondisi dimana buah hati kita sedang mengantuk dan saat sedang proses bangun tidur adalah waktu yang efektif untuk memasukkan sugesti positif. Pada kondisi tersebut, buah hati kita sedang berada pada gelombang yang dinamakan Theta. Buah hati kita baru masuk pada fase gelombang Theta ini ketika sedang tiduran hingga saat sangat mengantuk, sudah tidak menelan ludah serta tidak berkedip dan sesaat setelah terbangun dari mimpi indahnya.

Jadi Bunda, mulai sekarang manfaatkanlah waktu tersebut untuk memberikan sugesti positif pada buah hati kita. Pada waktu anak sedang santai atau di sela-sela waktu bermain juga bisa kita manfaatkan untuk melakukan hypnoparenting ini, akan tetapi waktu yang paling efektif memang sesaat sebelum tidur dan sesaat setelah bangun tidur.

Kita bisa membisikkan tentang hal-hal yang positif yang berisi inspirasi dan motivasi. Selain itu, kita juga bisa menyanyi lagu anak-anak dan membacakan buku cerita yang berisi hal-hal positif, seperti ‘Semut dan Burung Merpati’, ‘Siput yang Baik Hati’, atau tentang kisah-kisah Nabi dan Rasul.

Masih ada banyak cara lagi yang dapat dilakukan berkaitan dengan hypnoparenting. Akan tetapi, beberapa cara di atas adalah cara termudah yang dapat dilakukan orang tua kaitannya dengan proses hypnoparenting.

Dengan melakukan beberapa hal mudah di atas secara rutin dan konsisten, karakter diri buah hati kita sedikit demi sedikit mulai kita bentuk dan arahkan pada hal-hal yang positif. Sehingga ketika buah hati kita beranjak dewasa, dapat menjadi pribadi yang dapat kita banggakan.

Demikian ya bunda, semoga bermanfaat.

With Love,
Bunda Aisykha

Posted from WordPress for Android

Iklan

7 pemikiran pada “Parenting: Cara Mudah Ber-Hypnoparenting Sendiri di Rumah

  1. Ping-balik: Toilet Training Ala Bunda Aisykha | Bunda Aisykha

  2. Ping-balik: Mendidik Pemimpin Kecil | Bunda Aisykha

  3. Ping-balik: Bunda Aisykha: Mengakhiri Kebiasaan Minum Susu Botol | Bunda Aisykha

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s