Pou! yang Bikin Gemes

Assalamu’alaikum.

Hai hai,,Bunda,,apa kabar niih??
Setelah beberapa waktu lalu menulis tentang game edukatif dari android ( yang belum baca yuuk mampir di sini ), kali ini aku juga masih akan menulis tentang game android (karena sehari-hari cuma pakai android) Bedanya, kali ini aku akan bercerita tentang game yang bikin aku gemes atau lebih tepatnya “peliharaan” yang di tempatku (rumah, kantorku, kantor adikku) sedang digandrungi oleh banyak pengguna android, tanpa pandang usia.

Mau tau “peliharaan” apa?

Pernah ingat permainan ini?

image

Yah, itu adalah tamagotchi yang booming pada era tahun 1990-an.Β  Tamagotchi adalah permainan memelihara semacam hewan peliharaan secara digital. Sama seperti hewan bertelur, tamagotchi ini juga dimulai dari telur. Kitalah yang merawat dan membesarkannya. Tamagotchi bisa minta makan, tidur, dan sebagainya.

Nah, permainan yang satu ini juga prinsipnya hampir sama dengan tamagotchi, bedanya, tidak dimulai dari telur.

image

Ya, ini dia Pou milik Zakeh. Si gendut yang menggemaskan πŸ˜‰ dan dapat didownload secara gratis di android (yang lain kurang tahu, karena aku pakainya hanya android). Berawal dari Pou (Zakeh) yang dimiliki adikku dan sering mengajak Aisyah untuk bermain, jadilah aku juga ikut download, begitu juga dengan abinya Aisyah, om nya Aisyah, sampai ke saudara sepupu juga. Begitu aku cerita di kantor, teman kantor juga ternyata punya “peliharaan” yang sama di tabletnya. πŸ˜‰

Ini adalah peliharaan digitalku. Peliharaan asli jarang beruntungnya sih, ikan~mati gara-gara airnya jarang dibersihkan, kura-kura~mati juga gara-gara lupa ngasih makan berbulan-bulan πŸ˜‰ Karena saking pengennya miara sesuatu, nih (jiaaahh lebay!) Ikutlah aku miara si tubuh gempal ini. Bentuk tubuhnya sederhana saja, hanya berupa gumpalan berwarna coklat. Tetapi, Pou (Zakeh) memiliki banyak daya tarik.

Mau tau? Aja atau bangeeet?
Yupps, ayo mulai πŸ˜‰

Pertama, Pou (Zakeh) sangat interaktif. Full colour dan full musik. Matanya dapat bergerak-gerak searah goresan tangan kita *tuing-tuing*. Selain itu, ekspresi wajahnya juga dapat berubah sewaktu-waktu, dari mulai senang, lapar, hingga mengantuk. Dan, jangan kaget kalau tiba-tiba muncul notifikasi dengan suara khas Pou (Zakeh) yang sedang mewek πŸ˜₯ karena itu berarti Pou (Zakeh) sedang meminta sesuatu.

image

Kedua, Pou (Zakeh) hidup dari poin. Memandikan, memberi makan, mengajaknya bermain, semua ada poinnya. Dari poin itulah, kita mencukupi kebutuhan Pou (Zakeh) ini. πŸ˜‰ Waah,,enak banget ya, hidupnya mainaaaan terus, tanpa perlu kerja berat, whuaaaa,,senangnyaaaa,,

image

Ketiga, Pou (Zakeh) seolah-olah tinggal di sebuah rumah. Bukan seolah-olah, sih, tapi emang di rumah. Ada bagian dalam rumah dan luar rumah. Bagian dalam rumah terdiri atas 5 ruang, game room yang berisi sekitar 18 permainan, bedroom atau kamar tidur, hall yang bisa digunakan untuk rekam-rekaman suara, kitchen atau dapur yang berisi almari makanan Pou (Zakeh), ada 8 jenis pilihan makanan yang dapat kita sajikan untuk Pou (Zakeh), dan terakhir adalah lab, tempat mandi dan BAB nya (he he BAB juga lho πŸ˜‰ Sedangkan, bagian luar rumah dibagi menjadi garden atau taman dan playground atau taman bermain. Komplit kan? Yang miara aja belum sekomplit itu rumahnya πŸ˜‰

image

image

Keunikan Pou (Zakeh) yang keempat adalah Body Shop atau semacam salon lah untuk kita para emak. Gak mau kalah deh pokoknya. He he dengan poin yang cukup, kita bisa mengajak Pou (Zakeh) mempercantik tubuh gempalnya. Mulai dari body colours, outfits (baju), warna mata, bulu mata, kelopak mata, kaca mata, kumis, hingga wig atau model rambutnya lengkap tersedia.

image

O ya, Pou (Zakeh) ini juga bisa mengalami obesitas juga lho, kalau kita asal memberi makan he he Tapi hanya dengan 20 poin, kita bisa membuat Pou (Zakeh) langsing kembali. Ooohh,,betapa mudahnya πŸ˜‰

image

Dan setelah, aku make over si tubuh gempal, ini dia si cantik Pou ku,, πŸ˜‰

image

Pou (Zakeh) ini permainan yang mengibur. Tidak ada salahnya mencoba untuk memeliharanya. Sejauh aku memelhara Pou (Zakeh) ini, kalau kita biarkan dan tidak kita rawat atau lupa merawatnya si Pou tidak mati. Hanya saja Pou (Zakeh) ini akan kurus kering, kotor, dan sakit. He he,, Aisyah sampai hafal kalau notif Pou (Zakeh) yang merengek ini muncul.
“Bun, Pou nya yapeng” (lapar)
“Bun, Pou nya udah bangun”
“Bun, Pou nya kotong” (kotor)

image

Nah, itu tadi review sederhana tentang “peliharaan” ku dan Aisyah yang sedang digemari banyak kalangan. Tanpa pandang usia. Tidak percaya? Ini dia buktinya πŸ˜‰

image

Berminat? Download sendiri ya πŸ˜‰ gratis kok. Dan jangan lupa, tetep yaa, kalau kita mengajak anak untuk ikut memelihara, beri pengertian tentang cara merawatnya. Beri pengertian juga bahwa bermain dengan mainan yang nyata seperti boneka dan sebagainya masih lebih menyenangkan dibandingkan bermain dengan gadget. Atur waktu sebaik mungkin agar anak juga tidak melulu bermain dengan gadget.

Demikian, semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum.

With love,
Bunda Aisykha

Posted from WordPress for Android
Thank you for coming. May Allah always give u n u’re family all d best. Amin.

Iklan

12 pemikiran pada “Pou! yang Bikin Gemes

  1. Ping-balik: 5 Aplikasi Editor Foto Favorit di Android | Bunda Aisykha

  2. Ping-balik: 3 Versi Talking Tom di Android | Bunda Aisykha

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s