Sehari Tanpa Gadget: Its Okey, Be My Self Aja!

Dear all,

Sehari tanpa gadget??
Wow, tantangan banget, nih!

Siapa yang tidak butuh gadget zaman sekarang. Paling tidak, untuk telepon atau sms, kita akan tetap butuh gadget. Apalagi aku, yang memang keseharian dan pekerjaanku mengharuskan berhubungan dengan gadget. Bahkan, Aisyah terkadang juga bermain game edukatif dengan gadget.
image

Kalau memang ada tantangan sehari tanpa gadget, mungkin memang agak ribet. Yang jelas, jualanku, closed!Nggak masalah, lah. Niatnya kan memang hanya sambilan, sambil menyelam minum air. Sosial media, berkomunikasi dengan suami, anak, atau nasabah, hemmm,, mungkin perlu penyesuaian. Jadi, sehari tanpa gadget, sebenarnya tidak terlalu bermasalah.

Its okey, be my self aja. Bukan berarti dengan gadget aku tidak bisa jadi diri sendiri ya, tapi biasanya aku akan tergoda dengan berbagai fasilitas sosial media dan aplikasi-aplikasi canggihnya hingga membuatku terlena. Nah, kalau sehari tanpa gadget, aku akan berusaha menikmatinya dengan berbagai cara di bawah ini.

1. Tanpa gadget, aku bisa menikmati pagi bersama anak dan suami.
Ketika ada gadget, bangun pagi langsung aja pegang gadget. Terkadang lupa bilang selamat pagi pada Aisyah tapi sudah menyapa di sosial media. Tanpa gadget, pagi hari bisa jalan-jalan menikmati matahari bersama abi dan Aisyah.
image

2. Tanpa gadget, kembali pada kliping resep masakanku.
Biasanya aku browsing untuk mencari resep masakan, tapi kalau tanpa gadget, yang jelas kliping resep masakanku ini akan terpakai lagi.
image

3. Tanpa gadget, pekerjaan kantor tetap jalan.
Sebagian pekerjaan kantor memang membutuhkan gadget, termasuk data nasabah maupun monitoring. Ada sistem yang harus dijalankan dengan laptop, ada juga yang manual. Tanpa gadget, input data tetap bisa dilakukan, dengan manual tentunya, yaitu tulis tangan dan hitung dengan kalkulator. Kalkulator bukan gadget, kan? Kalau kalkulator juga gadget, pingsanlah aku! ๐Ÿ˜‰
image

4. Tanpa gadget, komunikasi jalan terus.
Gadget memang sudah lekat dengan keseharian siapapun dan dimanapun, terutama untuk berkomunikasi. Nah, sehari tanpa gadget, tentu semua akan kembali pada telepon rumah atau kantor. Mungkin, akan sedikit bermasalah ketika sedang di luar, karena telepon umum ataupun wartel sekarang ini agak sulit ditemukan.

Selain itu, ketika harus menghubungi lembaga, kantor, atau tempat tertentu, biasanya aku browsing di internet kemudian mengirim via email. Tetapi, ketika harus tanpa gadget, pilihannya tentu kembali pada surat menyurat, via pos atau titipan kilat. Mencari info nomor telepon bisa melalui yellow pages atau 108 dari telepon rumah atau kantor ๐Ÿ˜‰
image

5. Tanpa gadget, media cetak jadi primadona
Setiap hari aku update berita, informasi, maupun pengetahuan baru dari portal berita maupun dari blog-blog di gadget. Jika harus tanpa gadget, surat kabar, majalah, dan buku jadi sahabat terbaik untuk update berita, info, maupun pengetahuan baru. Buku-buku yang pernah dibeli tetapi belum sempat dibaca jadi pilihan terbaik.
image

6. Tanpa gadget, berarti time for Aisyah dan Abi.
Aku akui, ketika bergadget ria, terkadang aku “agak” mengabaikan putri semata wayangku. Gadget seperti anak keduaku yang juga harus diperhatikan. Aisyah juga pernah protes tentang ini. Sehari tanpa gadget, berarti aku akan benar-benar jadi diriku sendiri, jadi ibu ๐Ÿ™‚

Emang kalau bergadget bukan ibu? Hemm, tidak sepenuhnya, karena perhatianku terbelah. Tidak fokus memperhatikan Aisyah, menemaninya bermain, atau memanjakannya, selayaknya seorang ibu. Sehari tanpa gadget, aku juga bisa berdiskusi panjang lebar dengan suamiku. Bercerita tentang apa saja, santai, tanpa disibukkan dengan gadget masing-masing.
image

7. Tanpa gadget, block note andalanku.
Biasanya aku menulis serpihan-serpihan ideku di gadget. Aku juga mencatat jadwal dan daftar belanja di gadget. Ketika harus tanpa gadget, block note dan alat tulis jadi andalan untuk merekam ide-ide kecilku sebelum terbuang sia-sia. Juga mencatat jadwal dan daftar belanjaku.
image

Itulah caraku menikmati sehari tanpa gadget. Menikmati menjadi diriku sendiri. Demikian, semoga bermanfaat.

Tulisan ini ikutan GA keren Sehari Tanpa Gadget di blog Keajaiban Senyuman lhooooo ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ˜€

With love,
Bunda Aisykha

Iklan

20 pemikiran pada “Sehari Tanpa Gadget: Its Okey, Be My Self Aja!

  1. sepertinya gadget emang menyita banyak waktu kita ya makkk hahhaha,,, haduh,,, sungguh sedih deh,, daku bikin GA ini juga karena ituh, karena seperti waktuku tersita oleh gadget unyu2 hihih…

    makasih udah ikutan, tunggu mas n mbak Juri mencatat ya…

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s