Bunda Aisykha: Mengapa Bermain Lego?

Dear All,

Aisyah saat ini hampir berusia 3 tahun. Aisyah, putri semata wayangku. Ia memang tidak banyak punya teman di lingkungan rumah. Karena itu pula, pada usia 2 tahun, aku memasukkan Aisyah ke PlayGrup. Aisyah bermain di PlayGrup, 3 kali seminggu. Tujuanku agar Aisyah dapat belajar bersosialisasi, bertemu dengan banyak teman, tidak pemalu, dan mendapat lingkungan yang positif.

Selain memasukkan Aisyah ke PlayGrup, aku juga berusaha memberikan mainan-mainan edukatif pada Aisyah. Salah satunya adalah lego. Lego adalah permainan bongkar pasang atau susun bangun yang memiliki beragam bentuk dan warna.

Aku memberikan lego pada Aisyah sejak berusia 2 tahun. Sejak mendapat lego pertama kali, Aisyah sudah tertarik karena warna-warnanya yang menyolok. Pada waktu itu, Aisyah belum paham cara memainkannya. Aisyah memainkan lego didampingi Abi.
image

Abi lah yang banyak mengenalkan cara-cara membentuk sesuatu dari lego. Seperti rumah, kereta, kura-kura, dan sebagainya. Hampir di setiap waktu luangnya, Aisyah bermain lego. Hingga sekarang usianya hampir 3 tahun,Β  Aisyah sudah bisa membentuk sesuatu dari lego tanpa didampingi Abi. Aisyah bisa membuat bunga, ayam (versi Aisyah), menara, dan sebagainya. Dari situlah aku dapat berpendapat bahwa permainan lego adalah permainan yang bermanfaat.
image

Pertama, bermain lego dapat membantu anak untuk berpikir kreatif. Dengan lego, anak dapat berkreasi, membentuk sesuatu, memilih lego yang tepat kemudian menggabungkannya dengan lego yang lain. Jika lego bentuk ini tidak pas, anak akan mencari lego lain yang lebih pas agar dapat menjadi suatu bentuk yang diinginkan.

Kedua, mengembangkan imajinasi anak. Bermain lego, membiasakan anak untuk membayangkan sesuatu kemudian mewujudkannya menjadi bentuk-bentuk nyata dengan menggabung-gabungkan lego.

Ketiga, membantu anak mengenali warna. Biasanya lego memang terdiri atas banyak warna. Dengan bermain lego, anak dapat lebih mudah mengenali dan membedakan warna. Ketika membentuk sesuatu dari lego, anak dapat menyusunnya dengan mengombinasikan warna-warna yang dimiliki lego agar bentuk yang dihasilkan lebih menarik.

Tiga manfaat bermain lego tersebut adalah hasil pengamatanku terhadap putri kecilku Aisyah. Kurang lebih setahun ini Aisyah bersahabat dengan lego, aku merasa Aisyah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Aisyah mampu membuat banyak bentuk dari lego. Tidak hanya bentuknya, tetapi kombinasi warnanya juga rapih.

Nah, bagi yang belum memberikan lego sebagai salah satu pilihan permainan untuk sang buah hati, tidak ada salahnya memberikannya. Aku sudah merasakan sendiri manfaatnya. Meskipun bentuknya kecil-kecil, tetapi manfaatnya untuk perkembangan anak cukup besar.

Demikian, semoga bermanfaat.

With Love,
Bunda Aisykha

Posted from WordPress for Android
Thank you for coming. May Allah always give u n u’re family all d best. Amin.

Iklan

26 pemikiran pada “Bunda Aisykha: Mengapa Bermain Lego?

  1. Aih, sama dong Aisyah suka maen lego kayak 3 boyz. Di rumah mainan legonya turun temurun deh πŸ™‚
    Makin besar, Aa n Kk minta lego yg lebih sulit lagi, yg lebih kecil n rumit tp bs divariasiin dg roda dan orang2an atau robot.

  2. salam kenal mak, permainan yang penuh kreatifitas dan imajinasi.. melatih kerja otak untuk membangun sesuatu.. bisa berjam2 tuh main lego.. πŸ™‚
    Kalo takut dimakan, pilih lego yg bentuknya besar2 jangan yang kecil2..

  3. Ahihihi.. aku dulu beli lego krn tau manfaat bermain lego, tapi dasar aku dan anakku nggak apik, yo abiss ilang satu satu. lalu malas beli lagi πŸ˜€

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s