Bunda Aisykha: [Tour de Reunian] Berburu Tiket

Dear All,

Berangkat dari acara reunian kampus yang gatot alias gagal total, akhirnya aku dan beberapa teman lama yang udah ngebet kangen banget pun mengatur rencana sendiri. Maklum saja, 6 tahun tidak pernah bertatap muka sama sekali, bikin kangen ini membuncah.

Setelah menyamakan jadwal satu sama lain, yang pembahasannya memakan waktu hampir 2 minggu sendiri. Maklum lagi, kalau sudah bekerja dan berkeluarga banyak faktor yang harus dipikirkan. Akhirnya, disepakati, aku dan Mizwar, teman dari Demak akan tour ke Pekalongan dan Tegal. Berkunjung ke rumah 2 teman cantik kami Nyit-nyit dan Mba Ima di Pekalongan. Hari berikutnya kami akan meluncur ke Gucci-ku Waterboom Air Hangat sekaligus berkunjung ke rumah teman lagi, Lela, yang rumahnya tidak jauh dari Gucci.

Planning beres, selanjutnya pilih alat transportasi. Sebenarnya dari Kudus ke Pekalongan bisa saja naik bus Patas, tetapi Abi dan Aisyah belum pernah naik kereta api. Tanpa ragu, aku langsung saja memilih kereta api. Temanku Mizwar dan istrinya, sih setuju saja. Karena stasiun adanya di Semarang, jadi nanti kita berangkat ke Semarang dulu. Barulah dari stasiun Poncol Semarang kita berangkat ke Pekalongan.

Akupun segera mencari tiket kereta api tujuan Pekalongan. Aku segera meminta tolong saudara yang di Semarang untuk berburu tiket kereta api. Membaca artikel ini sih tiket kereta api Kaligung Mas seharusnya bisa diperoleh secara on line ya, tapi ketika aku berburu ke beberapa mart di kotaku, nama kereta Kaligung Mas tidak muncul.

Tanggal keberangkatan yang telah disepakati adalah 25 Desember, hari libur. Karena tidak mau ketinggalan kereta akupun segera meminta saudara yang di Semarang untuk mencari tiket langsung di Stasiun Poncol jauh-jauh hari sebelumnya. Pencarian pertama, gagal karena harus menunggu h-7. Aku sangat takut tidak kebagian tiket kereta, ketika suami ada rapat di Semarang pun aku minta untuk mampir di Poncol, berburu tiket juga. Waktu itu tanggal 17 Desember, berarti h-8. Tetapi, lagi-lagi gagal. Tiket untuk tanggal 25 Desember, baru bisa dibeli pada tanggal 18 Desember. Oke lah!

Tanggal 18 Desember, saudaraku pun meluncur ke Poncol. Dan ternyata, Wow!! Antriannya mengular. Kasihan juga sih sebenernya, tapi mau gimana lagi. Setelah mengantri kurang lebih 2,5 jam di Poncol, akhirnya pukul 21.30, 5 tiket Kaligung Mas tujuan Pekalongan pun sudah di tangan. Seharusnya, membeli tiket secara on line bisa lebih mudah, ya. Tapi, pada waktu aku berburu ke banyak mart di kotaku, nama kereta Kaligung Mas tidak muncul. Usut punya usut, tiket kereta Kaligung Mas baru bisa diperoleh secara on line H-7 juga.

Pikiranku sudah tenang, tiket sudah di tangan, sampai ketika Mba Ima, temanku di Pekalongan menelepon. Aku memang meminta tolong pada Mba Ima membelikan tiket kereta pulang ke Semarang untuk tanggal 27 Desember. Mba Ima memberitahu kalau bayi juga pakai tiket. Haduuh, betapa kagetnya aku, anakku Aisyah belum aku belikan tiket berangkat. Setelah itu, Mba Ima pun memberitahu lagi kalau tiket untuk Aisyah nanti bisa dibeli langsung di stasiun sesaat sebelum berangkat. Namanya tiket bayi infant, harganya 10% dari harga tiket dewasa. Oke lah, kalau begitu.
image

Berdasarkan pengalamanku berburu tiket kereta api, aku bisa berbagi beberapa tips agar mudah membeli tiket kereta api. Berikut tips-tips nya.

1. Carilah info tetang kereta api yang akan kita naiki dari website resmi PT KAI, penjualan tiket on line, maupun browsing di Google.

2. Pemesanan tiket harus berdasar KTP, ya. Paling mudah dan enak membeli secara on line. Meskipun nantinya juga masih mengantri untuk menukar bukti pembelian on line dengan tiket kereta api.

3. Untuk pembelian langsung di stasiun, ambil formulir pemesanan, kemudian isikan data sesuai KTP, setelah itu barulah mengantri. Pengalaman kemarin di Stasiun Poncol, masih banyak yang belum paham. Mereka mengantri di loket pemesanan tiket dulu, padahal belum membawa dan mengisi formulir pemesanan. Alhasil, agak sedikit ruwet karena terjadi protes-protes kecil dari pembeli yang lain.

4. Bayi, meskipun digendong, dikenakan tiket juga, ya. Untuk bayi di bawah 2,5 tahun dikenai tarif 10% dari harga tiket dewasa, namanya tiket bayi infant.

5. Untuk kereta api kelas ekonomi seperti Kaligung Mas, tiket dapat diperoleh mulai h-7. Sedangkan untuk kereta api besar sepeti Tawang Jaya, Brantas, Argo Bromo dan sebagainya sudah bisa dipesan mulai h-90.

Demikian, semoga bermanfaat.

With Love,
Bunda Aisykha

Posted from WordPress for Android
Thank you for coming. May Allah always give u n u’re family all d best. Amin.

Iklan

21 pemikiran pada “Bunda Aisykha: [Tour de Reunian] Berburu Tiket

  1. Kayaknya asyik ya jalan2 naik kereta. Pengen nyoba kereta Bogor-Sukabumi yg baru beroperasi dan katanya bagus, Tp sy yg males rebutan tiketnya yg katanya selalu habisi itu. Haurs lebih giat usaha lg ya :p

  2. Sekarang banyak kemudahan transportasi, namun peminatnya juga semakin banyak. Oleh karena itu kita harus cermat untuk mendapatkan sarana transportasi tersebut ya Jeng.
    Saya dulu, 1980an, antri sampai malam hari ketika mau mudik Lebaran ke Jombang dari Cimahi. Akhirnya saya nyuruh orang untuk mbantu antri, tentu ngasih tip juga.

    Pengalaman berharga jika kita bepergian pada hari libur.
    Salam hangat dari Surabaya

  3. Ping-balik: Bunda Aisykha: [Tour de Reunian] Kaligung Mas | Bunda Aisykha

  4. Ping-balik: Bunda Aisykha: [Tour de Reunian] Touched Down, Pekalongan | Bunda Aisykha

  5. Ping-balik: Bunda Aisykha: [Tour de Reunian] Nasi Megono Mbak Bibah | Bunda Aisykha

  6. Ping-balik: Bunda Aisykha: [Tour de Reunian] Jetayu | Bunda Aisykha

  7. Ping-balik: Bunda Aisykha: [Tour de Reunian] Nostalgia dengan Jagung | Bunda Aisykha

  8. Ping-balik: Bunda Aisykha:[Tour de Reunian] Guci-ku Waterboom Air Panas | Bunda Aisykha

  9. Ping-balik: Bunda Aisykha: [Tour de Reunian] Makan Siang Reunian | Bunda Aisykha

  10. Ping-balik: Bunda Aisykha: Tour de Reunian | Bunda Aisykha

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s