Belanja Bulanan Irit [Tapi Tak Pelit] Ala Bunda Aisykha

Dear all,

Sebagai ibu rumah tangga, belanja tentu menjadi kegiatan wajib, terutama belanja untuk kebutuhan sehari-hari. Karena wajib itulah, aku juga harus pandai-pandai mengatur anggaran belanja. Apabila tidak diatur dan direncanakan dengan baik, bisa-bisa anggaran belanja membengkak. Ditambah lagi kenaikan harga yang terjadi belakangan ini, harus disiasati agar tetap bisa irit tapi tidak terkesan pelit.

Kadang, kalau sudah belanja aku juga suka lupa daratan. Kalap, apalagi kalau banyak diskon. Padahal, kebutuhan pokok belum seluruhnya terbeli. Kalau sudah begitu, paling cuma bisa bengong sesampainya di rumah atau nyengir kuda ketika melihat uang yang tersisa di dompet. Untuk mengantisipasinya, aku biasanya melakukan beberapa tips berikut ini.
image

1. Koleksi katalog bulanan
Koleksi katalog bisa dibilang hobiku, ya. Tiap akhir bulan, biasanya aku iseng ke beberapa mart yang tidak jauh dari rumah untuk mengambil katalog bulanan. Ada juga salah satu mart yang rajin membagikan katalognya ke rumah-rumah. Katalog tersebut aku gunakan untuk membandingkan harga beberapa kebutuhan yang biasanya aku beli dalam jumlah banyak seperti minyak goreng, sabun cuci, pewangi pakaian, telur, dan gula pasir. Biasanya barang-barang itu juga yang dipromokan di awal bulan dengan selisih harga yang cukup lumayan. Jadi, kalau di mart yang dekat rumah harganya lebih murah kenapa harus membeli di mart yang lain. Lumayan, bisa irit uang belanja dan transport sekaligus.

2. Simpan struk belanja bulan lalu.
Repot amat, sih!”
πŸ™‚
Kebiasaanku menyimpan struk belanja ini pernah juga diprotes oleh Abi. Buang saja, katanya. Tapi, untukku struk belanja bulanan ini akan sangat bermanfaat untuk belanja di bulan berikutnya. Dari struk belanja bulan lalu, pertama, aku bisa mengetahui berapa banyak uang yang aku habiskan untuk belanja bulan lalu. Kedua, aku bisa mengetahui barang-barang apa saja yang tidak harus aku beli lagi di bulan ini, jadi bisa lebih hemat uang belanja. Ketiga, aku bisa membandingkan harga dengan katalog belanja bulan ini. Adakah selisih harga, kenaikan harga, atau malah penurunan harga. Kemudian, aku bisa memperkirakan berapa besar uang belanjaku bulan ini. Kalau masih ada sisa, kan lumayan, bisa untuk kebutuhan lainnya.

3. Buat daftar belanja
Membuat daftar atau list belanja ini menjadi penting untukku. Aku bisa menulis semua kebutuhan pokok yang harus aku beli. Sambil melihat katalog maupun struk belanja bulan lalu, akupun membuat daftar belanja. Ketika membuat daftar belanja ini aku juga sekaligus mengecek kebutuhan apa saja yang sudah habis dan harus dibeli atau masih tersisa dan belum waktunya beli lagi. Dengan begini, aku merasa lebih bisa berhemat karena membeli kebutuhan yang memang harus dibeli.

4. Koleksi Member Card
Aku memang berusaha untuk memiliki member card dari setiap mart ataupun pusat perbelanjaan yang sering aku kunjungi. Member card ini bisa aku dapatkan dengan gratis maupun berbiaya. Meskipun demikian, dengan member card, ada banyak keuntungan yang aku dapatkan. Diantaranya potongan harga hingga 20% apabila belanja dengan member card. Selain itu, ada juga poin, yang didapat dari setiap pembelanjaan dengan menggunakan member card. Jika sudah banyak, poin bisa ditukar dengan voucher belanja. Bisa lebih irit uang belanja, kan.

Nah, dengan menerapkan beberapa tips tersebut setiap bulannya, aku bisa lebih bijak ketika berbelanja. Bijak dalam artian, irit tapi bukan pelit.

Demikian, semoga bermanfaat.

image

Tulisan ini diikutsertakan pada Giveaway Irit tapi Bukan Pelit yang diadakan oleh Kakaakin

With Love,
Bunda Aisykha

Posted from WordPress for Android
Thank you for coming. May Allah always give u n u’re family all d best. Amin.

Iklan

33 pemikiran pada “Belanja Bulanan Irit [Tapi Tak Pelit] Ala Bunda Aisykha

  1. Wew… rajin banget… Sy sih seringnya belanja ke pasar tradisional, jadi gak ada struk belanja, kwitansi, member card, dsb. Paling klo sering ke tukang yang sama, dapet ‘member card’ harga special heheh…

    Semoga sukses ^_^.

  2. tips nomor 2 sampai 4 sudah dilaksanakan. Kalau nomor 1, ga pernah dapet katalog ataupun liat katalog., karena suka ga sesuai dengan kebutuhan, hehe.

    makasih tipsnya, Mak ^^

    Sukses untuk GAnya

  3. sy jg blnjanya dipasar tradisional jd g da struk…hehe…and anehnya sy alergi mall jd jrg bgt ke mall…klo hbs dr mall bdn meriang kepala pusing…udik bgt pokoknya..pling ke mini2 market sj…hehe

  4. Koleksi katalog sering saya lakukan Bund.. tapi biasanya isi katalog antara supermarket satu dengan yang lainnya isinya beda. Ada sih yang sama tapi cuma beberapa aja. Jadinya susah buat bandingin harga. Langkah paling enak ya koleksi member card itu.. πŸ˜€

  5. hahahaha…aku koleksi member cards di sana sini…bahkan saat ngg tinggal di Indonesia hehehe..tapi bener lhooo…manfaatnya terasa sekali..malah waktu di jenewa, setiap hari kamis, point kita akan berlipat 10 kali dan akumulasinya bisa ditukar menjadi voucher maaak…lumayaan bangeet deh pokoknya…sukses yaa GAnya…

  6. wah tipsnya mantap nih mak, yang member card jadi malas register lagi setelah pernah kehilangan dompet plus isinya yg ada member cardnya itu. Tapi memang dengan punya member card terasa berhematnya kalau kita sering belanja di tempat itu ya mak πŸ™‚

  7. dulu aku sering heran kl liat ibu2 belanja sambil nyanding katalog, pikirku ribet dan pelit..tapi setelah jadi emak2 kulakukan hal itu juga heheheh….
    struk juga penting tuh disimpan, bandingkan harga, terutama susu hihihi πŸ˜›

  8. diahdwiarti

    kl sy krn bawa dua krucil jadilah kl belanja ya ke mart yg itu aja. ada sih mart lain tp ribet bgt deh kl bw anak buah gt. nice tips mak. urusan struk…iya juga ya.

  9. Koleksi member card? Saya banget. Baru punya 3 sih. Lumayan juga manfaatnya πŸ˜€

    Terima kasih sudah ikutan GA Irit tapi bukan pelit. Sudah tercatat sebagai peserta πŸ™‚

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s