Bunda Aisykha: OB ku Malang, OB ku Sayang

Dear teman-teman,

Tulisan ini disempat-sempatkan untuk ditulis karena beberapa waktu lalu, kantor mendadak “heboh” karena Office Boy atau lebih dikenal dengan sebutan OB atau sarkasme nya adalah pesuruh *maaf* mengadu ke atasan bahwa OB hanya mau melakukan tugas kantor saja dan tidak bersedia dimintai tolong untuk membelikan makan siang karyawan.

Nah, sebenarnya pengaduan si OB ini tepat atau tidak? Untuk itu, aku mencoba googling ke beberapa situs untuk mencoba menengahi permasalahan kecil yang ternyata berdampak cukup lumayan terhadap kinerja karyawan di kantor.

Teman-teman kantorku yang baik,
OB adalah salah satu komponen penting di sebuah kantor. Tanpa bantuan OB, kantor pasti akan terlihat kotor dan pekerjaan kita juga bisa tidak selesai. Terlebih lagi, jika kita harus stay di kantor dan tidak bisa kemana-mana. Meskipun demikian, OB juga harus menyadari apa saja tugas yang harus dikerjakannya.

Untuk memberi pencerahan, pertama-tama kita cari tahu dulu, yuk, apa definisi office boy.

Kamus Mobile
Office Boy: pesuruh kantor

tabasha.blogspot.com
Office Boy (OB) berasal dari kata office dan boy. Office artinya kantor, sedang boy memiliki arti laki-laki muda, jadi office boy memiliki arti seorang laki-laki muda yang dipekerjakan menjadi seorang pesuruh disebuah kantor.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa office boy adalah pesuruh kantor, bukan? Pesuruh yang bagaimana? Mari kita telusuri lagi berdasarkan job description office boy di beberapa perusahaan.

TUGAS OFFICE BOY

TUGAS RUTIN
1. Membersihkan dan merapikan meja, kursi, komputer dan perlengkapan lainnya.
2. Membersihkan/vacuum karpet/lantai
3. Menyediakan minuman untuk karyawan.
4. Mengirim/mengambil dokumen antar Divisi/Bagian.
5. Melayani permintaan fotokopi/faksimili.
6. Membelikan dan menyiapkan makan siang karyawan.
7. Membereskan piring, gelas, & perlengkapan makan siang karyawan.
8. Mengambil & membereskan gelas minum & perlengkapan makan/minum karyawan.
9. Membuang sampah yang ada di ruang kerja dan areal tanggung jawabnya.
10.Membersihkan/vacuum karpet/lantai.
11.Mencuci piring, gelas & perlengkapan makan/minum lain

TUGAS BERKALA
1. Membersihkan kaca ruang kerja.2x/Minggu
2. Menyiram/merawat tanaman.2x/Minggu

TUGAS INSIDENTAL
1. Menyediakan minuman/makanan & melayani keperluan tamu-tamu perusahaan.
2. Menyediakan minuman/makanan & melayani keperluan rapat/pertemuan/training.
3. Mengangkat/memindahkan meja, kursi & perabotan lainnya.
4. Melaksanakan tugas tertentu sesuai permintaan karyawan Divisi yang dilayani.
5. Melaksanakan tugas tertentu sesuai permintaan Koordinator OB atau Staff GA.

TUGAS TAMBAHAN
Melaksanakan tugas-tugas lain di luar tanggung jawabnya (karyawan Divisi lain) dengan seijin dari Divisi yang dilayani atau Koordinator OB.

TUGAS UTAMA SEORANG OFFICE BOY/GIRL ADALAH :
1. Membersihkan dan merapikan meja, kursi, komputer dan perlengkapan lainnya.
2. Menyediakan minuman untuk karyawan maupun tamu.
3. Mengirim/mengambil dokumen antar Divisi/Bagian.
4. Melayani permintaan fotokopi/faksimili.
5. Membelikan dan menyiapkan makan siang karyawan.(tidak wajib)
6. Membereskan piring, gelas, & perlengkapan makan karyawan.
7. Mencuci piring, gelas dan perlengkapan makan/minum karyawan.

Peran Penting Office Boy
Berikut ini adalah beberapa peran penting yang dilakukan oleh seorang office boy di sebuah kantor. Peran yang dilakukan pasti sangat membantu banyak orang yang ada di sebuah kantor.

• Membantu soal surat menyurat. Seorang office boy akan membantu setiap karyawan untuk membantu memberikan surat kepada setiap karyawan.

• Membantu merapikan ruang kantor. Setiap orang akan bekerja dengan baik jika ruangan kantor tetap bersih. Pekerjaan juga akan cepat dikerjakan jika suasana kantor menyenangkan.

• Membuatkan minuman untuk tamu. Jika ada tamu kantor yang bertandang, office boy bisa membuatkan minuman untuk tamu tersebut.

• Membantu pekerjaan karyawan. Jika karyawan memiliki banyak pekerjaan dan ingin melakukan foto kopi, karyawan tersebut bisa minta tolong untuk melakukannya untuk dia. Pekerjaan yang sederhana ini sangat menolong kinerja di
dalam kantor tersebut.

• Membantu mencuci piring dan gelas. Jika karyawan membutuhkan bantuan untuk mencuci gelas dan piring yang sudah dipakai, mereka bisa meminta bantuan office boy untuk melakukannya. Gelas dan piring yang bersih bisa digunakan kembali oleh para karyawan.

Lalu, bagaimana dengan OB kita?
Permasalahannya, di kantor kita belum ada jobdesc untuk OB, jadi jelas kita tidak memiliki standar untuk tugas-tugas OB di kantor kita. Oleh sebab itu, kita “terpaksa” menggunakan standar tugas OB yang umum digunakan perusahaan-perusahaan lain yang beberapa diantaranya sudah jelas di atas.

Sekarang ini, OB kita tidak mau melakukan pekerjaan selain yang berhubungan dengan kantor. Menurutku, ada beberapa hal yang menyebabkannya.

Pertama, penolakan OB itu jadi manusiawi karena OB kita belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang jobdesc nya sebagai OB. Jobdesc atau job description menjadi penting ketika kita akan mengerjakan tugas sehari-hari di kantor, termasuk tugas OB 😉

Kedua, ketika OB mengadu pada pimpinan, pimpinan mungkin belum cukup memberi pengertian pada OB tentang jobdesc OB yang sudah berlaku di beberapa perusahaan, karena nyatanya belum ada jobdesc OB di kantor kita, jadi dapat dimaklumi jika pimpinan meloloskan saja penolakan OB tersebut 😦

Ketiga, kita sebagai karyawan mungkin juga kurang pengertian. Jika kita menginginkan OB untuk membelikan makan siang atau bantuan yang lain yang sifatnya pribadi, sebaiknya kita juga memberikan tip atau uang lelah pada OB. Nah, hayoo pernah memberi uang lelah pada OB atau tidak? 😀

Meskipun, dibeberapa perusahaan, menyiapkan makan siang merupakan bagian tugas dari OB. Tetapi, jobdesc OB khusus kantor kita kan juga belum ada. Jadi, kita tidak punya dasar yang cukup kuat untuk membenarkan atau menyalahkan penolakan OB tersebut.  Hal ini juga tentu sangat berkaitan dengan kepribadian dari masing-masing OB. Ada OB yang tulus,,ada juga OB yang jaim alias jaga image. Aku pilih yang tulus saja, deh 😀

Setelah membaca ini, kita jadi lebih paham apa saja sebenarnya tugas OB secara umum dan bagaimana seharusnya kita sebagai karyawan, bukan? Biar bagaimanapun, OB juga manusia, ingin dihargai, ingin dimengerti. Sambil menunggu jobdesc untuk OB jadi, *kapan?* kita hargai dan kita mengerti saja ya, teman-teman.

Demikian, semoga bermanfaat.

With Love,
Bunda Aisykha

Disusun dari beberapa sumber.
Terimakasih kepada:
Kamus Mobile
http://www.tabasha.blogspot.com
http://www.akoeh.wordpress.com
http://www.gts-service.com
http://www.m.perempuan.com

Posted from WordPress for Android
Thank you for coming. May Allah always give u n u’re family all d best. Amin.

Iklan

9 pemikiran pada “Bunda Aisykha: OB ku Malang, OB ku Sayang

  1. Lah mau komentar, “Lebih baik si OB itu membaca jobdesnya agar tahu apa tugas di dalam kantor tersebut”

    eh ternyata sudah diulas, dan ternyata di kantor belum ada jobdes untuk OB. semoga terselesaikan dengan baik ya permasalahannya 😀

  2. Banyak bgt tugasnya…kasian jg ya…sabar ya OB sayang…yah sbg sesama manusia ya semestinya memberi hati dikitlah…klo dilihat tugas OB bejibun ya beli sdri mkanan kan gpp…kan wkt istirahat jg 1 jam ckp u keluar ke kantin atau ke tmpt mkn terdekat.. sekedar saran…hihi…

  3. Sekali-sekali saya suka minta tolong pada OB untuk membelikan saya makan siang.
    Mungkin karena cara menyuruh saya yg baik dan tak lupa kasih tip alakadarnya, mereka sih mau saja menolong. Hanya sekali-sekali kalau saya sudah malas keluar pabrik saja.

    Melihat jobdesc nya yg banyak itu, jadinya ah masa kita tega membebani dgn pekerjaan tambahan yg bukan tanggung jawabnya ya Mbak?

    Salam,

  4. waktu saya masing ngantor dulu, biasanya kalau minta tolong sama OB untuk membelikan keperluan pribadi kita, saya dan teman2 selalu kasih tips. Jadi, mungkin karena itu mereka gak keberatan

  5. Saya baru tahu tentang detail tugas OB dari tulisan ini. Makasih banyak ya, Mbak. Semoga kita bisa menjalin komunikasi dengan OB dengan baik. Memandang OB juga sama manusianya dengan kita, sama-sama bekerja. Makasih tulisannya yang mencerahkan ini, Mbak 🙂

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s