Tingkiliyu

Dear All,

image

Yang namanya Tingkiliyu
Malam liak-liuk
Siang pun liak-liuk
Ada satu Tingkiliyu di perutku
Ada dua Tingkiliyu di perutku

Begitulah lagu “Tingkiliyu” yang sering dinyanyikan Aisyah. Aisyah belajar dari Bunda Gurunya di sekolah. Entah betul atau tidak liriknya, begitulah Aisyah biasa menyanyikannya. Atau tidak jarang juga liriknya ditambahi sendiri sesuai keinginan hatinya.

Pagi ini, aku akan bercerita tentang Aisyah dan Tingkiliyu-nya.

Adhek, ayo sarapan?” pintaku.
Aisyah masih malas-malasan di tempat tidurnya.
Ada tiyur, Bun?” tanyanya.
Tiyur adalah cara Aisyah menyebut telur, lauk kesukaannya.
Ngga ada tiyur, sayang, adanya sosis,” jawabku.
Sup sosis?” tanya Aisyah lagi.
Sosis goreng, Sayang,” jawabku.

Sambil menggeliat dan memegang perutnya, Aisyah pun tiba-tiba berujar,
Aduuh, Bun, Tingkiliyu maunya sup sosis, ngga mau sosis goleng,

Heemmm, mulai “ngeles”nya.

Tingkiliyu??” tanyaku heran.
Iya, Tingkiliyu tadi bilang gitu ma Dhek Icha,” tambahnya, masih sambil memegangi perut dan tersenyum. Aku pun menahan tawa.
Mana Tingkiliyu nya? Coba Bunda lihat,” tanyaku menanggapi gurauannya.
Ini di cini,” sambil menunjukkan perutnya.
Heemmm, bukannya kemaren udah minum obat cacing ya, kok masih ada Tingkiliyu nya? Sini, biar bunda cari Tingkiliyu nya,” kataku sambil mendekatinya, kemudian menggelitik perutnya sampai Aisyah terpingkal-pingkal.
Ha ha ha,,udah, Bun. Udah. Kapok, Bun,” katanya masih sambil terpingkal-pingkal dan berusaha menjauhkan tanganku dari perutnya.
Biarin, biar Bunda cari Tingkiliyu nya yang ngga mau sosis goreng,” masih sambil aku gelitik perutnya. Aisyah pun masih terpingkal-pingkal.
Ha ha ha,,Udah Bun. Udah. Tingkiliyu nya udah diserap obat cacing. Udah Bun, Dhek Icha mau sosis gorengnya,” pintanya sambil berusaha bangkit menjauhiku. Aku pun segera meraih dan menggendongnya. Alhamdulillah.

Aisyah memang kadang-kadang “ngeles” dengan banyak cara sampai keinginannya dituruti. Seperti pagi tadi. Menggunakan Tingkiliyu, si cacing di perut sebagai alasan. Alhamdulillah. Akhirnya, Aisyah pun mau sarapan dengan sosis goreng. Da da bye bye Tingkiliyu,,,

You are my little angel, Bebi. I love U ♡♡

Semoga bermanfaat.

With love,
Bunda Aisykha

Thank You for coming. May Allah always giving you and your family all the best 🙂

Iklan

4 pemikiran pada “Tingkiliyu

  1. Ping-balik: Menikmati 5 Varian Soto Mie | Bunda Aisykha

  2. Ping-balik: Masjid Agung Kudus | Bunda Aisykha

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s