Djarum Foundation Park

Dear All,

Djarum Foundation Park.
Aku belum pernah mendengar nama tempat itu sampai salah seorang saudaraku, Mba Nita namanya, menyodorkan tiket untuk acara gathering khusus untuk karyawan dan keluarga PR Djarum yang diadakan di Djarum Foundation Park, hari Minggu kemarin.  Menurut penuturan Mba Nita yang setiap hari melewati tempat itu, Djarum Foundation Park adalah sebuah taman yang berada di area Oasis yang sangat luas, indah, tertata rapi, dan berbukit-bukit. Aku pun makin penasaran mendengar hal itu.

Setahuku, area Oasis adalah area untuk pabrik rokok dari PR Djarum. Area tersebut memang tertutup untuk umum, hanya dikhususkan untuk karyawan PR Djarum atau tamu-tamu khususnya saja. Dikelilingi oleh tembok tinggi dan pintu gerbangnya selalu dijaga Satpam 24 jam. Masyarakat umum hanya dibolehkan di sepanjang jalan masuknya saja.

Kali ini, menggunakan tiket milik Mba Nita yang kebetulan karyawan perusahaan tersebut, akupun punya kesempatan untuk memuaskan rasa penasaranku. Meskipun, kunjungan tersebut hanya terbatas pada hari Minggu kemarin saja. Itu juga masih dibatasi jam, pukul 05.30-08.00 atau pukul 15.00-18.00. Dan aku sengaja datang untuk menangkap senja di hamparan rumputnya.

Pukul 16.30 sampailah aku di pintu gerbang Oasis. Aku datang bersama Mba Nita, jelaslah, karena memang dia tiketnya πŸ˜€ Bersamaku, tentu ada suamiku yang selalu mau saja menemaniku kemanapun untuk memenuhi rasa penasaranku, sekaligus sebagai supir pribadi dan fotografer profesionalku πŸ˜€ Tak ketinggalan juga bebiku, Aisyah, matahari dan matahatiku πŸ™‚ juga Reva, si kecilnya Mba Nita.

Begitu masuk di pintu gerbang, wow, aku takjub. Tempat yang sangat luas. Lebih dari 20ha luasnya. Setelah mobil diparkir di area parkir yang modern dan luas, keramaian sudah mulai terdengar. Kamipun segera masuk.

image

Djarum Foundation Park, here i come.

Menginjakkan kaki di taman, sore itu taman cukup penuh. Bahkan bukit-bukit cantiknya pun penuh dengan manusia. Bunga-bunga dan ilalang tertata sangat apik. Merah, kuning, hijau, rupa-rupa warnanya, dan sangat mempesona. Ada jalan-jalan setapak yang berkelok dipagari tanaman perdu, tanaman hias, dan bunga-bunga yang sangat indah.

Rumput hijaunya terbentang luas. Menyelimuti lembah dan bukit-bukit buatan yang sangat indah. Rasanya aku ingin tidur di atasnya dan menikmati matahari terbenam dari salah satu bukit kecilnya. Ini taman yang sungguh luar biasa. Pantas saja taman ini tidak dibuka untuk umum, karena perawatannya bisa sangat mahal kalau terbuka untuk umum.

Rasa penasaranku makin jadi ketika aku membaca papan petunjuk di taman. Ternyata, ini taman bukan sekedar taman. Tidak dibangun begitu saja. Ini taman ada filosofinya.

image

Berdasarkan hasil pengamatanku, taman ini melambangkan wujud bakti yang telah dilakukan PR Djarum selama ini. Taman ini dimulai dengan sebuah monumen yang berbentuk dua tangan yang menjulang dan memegang mangkok berisi peta Nusantara. Itu dapat diartikan bahwa PR Djarum peduli dengan negara ini.

Yah, tidak diragukan lagi. PR Djarum memang tidak tanggung-tanggung kalau mengerjakan sesuatu. Banyak hal yang sudah dilakukan perusahaan ini untuk negara kita dan khususnya untuk kemajuan kotaku, tentunya. Di tengah pelarangan keras rokok di negara ini, perusahaan ini nyatanya telah berbuat banyak untuk kehidupan masyarakat di kotaku maupun di negara ini.

image

Ini dibuktikan dengan adanya bermacam-macam plaza di taman ini. Plaza Bulutangkis, disimbolkan dengan adanya menara berbentuk susunan shuttle cock dan jajaran piala-piala bulu tangkis yang pernah diraih. Wujud bakti PR Djarum terhadap olahraga bulutangkis. Ada Plaza Pendidikan, kepedulian PR Djarum terhadap pendidikan dengan adanya beswan Djarum. Disimbolkan dengan adanya Amphitheatre untuk berbagai pertunjukan, juga adanya rumah joglo, rumah adat Kudus di ujung taman, sebagai simbol kepedulian PR Djarum terhadap pelestarian budaya. Plaza sosial, bakti sosial PR Djarum dalam bentuk poliklinik dan tempat ibadah untuk karyawan. Dan Plaza Trees for Life, yang diwujudkan dengan gedung pengolahan limbah dan kebun bibit bermacam tanaman yang menggunakan kompos dari hasil pengolahan limbah.

image

image

Lepas dari itu semua, taman ini adalah taman yang modern dan sangat mempesona. Entah kapan lagi bisa duduk bersantai di rumput hijaunya. Makin senja, pemandangan dari atas bukitnya pun makin menawan jiwa. Tapi, itu juga berarti bahwa waktu kunjunganku di taman ini harus disudahi. Ingin rasanya berlama-lama, apa daya, taman ini private area πŸ˜€

image

Semoga ada kesempatan berikutnya untuk melepas penat menikmati senja dan hijaunya Djarum Foundation Park ini. Semoga bermanfaat.

With love,
Bunda Aisykha

Thank You for coming. May Allah always giving you and your family all the best πŸ™‚

Iklan

17 pemikiran pada “Djarum Foundation Park

  1. tadi mau tanya foto apa itu yang paling kanan di foto ketiga. kirain pohon koq bentuknya unik gitu. eh ada penjelasannya di bawah.

    aisyah sepertinya seneng banget jalan-jalan ke situ

  2. intan baiduri

    Dear mb, untuk bisa masuk ke djarum foundation park cara ijin nya gimana? Mohon info kalau mb tau, terima kasih

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s