4 Karya untuk 4 Tahun

Bebi (Aisyah)

rambut tipis kecoklatan
diikat pita warna, satu bahkan dua
hidung mungil, pipi gembil
menebar rona kemerahan
seutas senyum dan tawa ringan
manis tersimpul dari bilahan bibir mungil itu

dan mata indah menyala milikmu
tak pernah berhenti bercerita
tentang riang ceria dunia kecilmu
tentang mimpi-mimpi dalam lelap tidurmu
juga tentang riuh tangis manjamu

cepat besar, sayang
masih panjang langkahmu terentang
masih luas dunia terbentang
masih banyak pula yang harus kau taklukkan
dalam keras masa ke depan

jangan ragu, anakku
kutitipkan cinta di murni hatimu
kuselipkan iman di relung jiwamu
kusertakan restu di tiap langkahmu

jadilah kebanggaan…

image

Aku Sayang Bunda

Bunda,,
Aku sayang bunda,,
Bunda dengarkan aku
Aku sayang bunda,,
Bunda perhatikan aku
Aku sayang bunda,,
sayangi aku juga

Aku sayang bunda,,
Karena aku takut bunda marah
Tapi aku sayang bunda,,
Sebenarnya,,
Aku sayang bunda

Puisi ini aku tulis sesuai isi hati Aisyah yang diungkap padaku ketika aku mengajaknya bicara dari hati ke hati di satu malam, sesaat sebelum ia terlelap. Pengakuan yang sungguh membuatku patah hati. Bukan karena Aisyah. Tapi karena pengakuannya yang polos itulah aku patah hati pada diriku sendiri dan jadilah puisi di atas.

image

Dan, beginilah caraku menjawabnya,,

Bukan Ku Tak Sayang

Ketika aku tak selalu meloloskan keinginanmu
Bukan karena aku tak sayang padamu..
Bukan..
Tapi aku hanya ingin kau belajar mana yang boleh dan mana yang tidak

Ketika aku tak selalu menghujanimu dengan materi yang berlebih
Bukan karena aku tak sayang padamu..
Bukan..
Tapi aku hanya ingin kau terbiasa hidup sederhana dan apa adanya

Ketika aku tak selalu membantumu melakukan tugas dan kegiatan pribadimu
Bukan karena aku tak sayang padamu..
Bukan..
Tapi aku hanya ingin kau tumbuh menjadi pribadi yang berani dan mandiri

Ketika aku tak selalu lembut dan lunak padamu
Bukan karena aku tak sayang padamu..
Bukan..
Tapi aku hanya ingin kau belajar jujur dan disiplin dalam hidupmu

Ketika aku tak selalu menghadirkan tawa untukmu
Bukan karena aku tak sayang padamu..
Bukan..
Tapi karena keterbatasanku hingga harus ada kecewa di raut wajahmu

Maafkan aku..

Percayalah..
Bukan ku tak sayang padamu!

image

Bagiku,,kamu,,

Tidakkah kau tau,,

Bagiku..
Kamu adalah matahari
Yang setia bersinar meski mendung bergelayut

Bagiku..
Kamu itu bintang
Yang selalu bersama bulan menerangi sepanjang malam

Bagiku..
Kamu juga malaikat
Menghadirkan banyak kejutan yang tak terbayangkan

Bagiku..
Kamu..separuh hatiku
Yang ikut bahagia bila kau tertawa
Dan akan berduka bila kau terluka

Bagiku..
Kamulah belahan jiwaku
Pelengkap hidupku
Kesayanganku..

Bagiku..
Kamu..
Segalanya..

image

17 Januari,
Selamat hari lahir, anakku sayang. Semua doa terbaik selalu bunda panjatkan untukmu.
I love U as always.
image

image

With Love,
Bunda

Thank You for reading. May Allah always giving you and your family all the best 🙂

Iklan

2 pemikiran pada “4 Karya untuk 4 Tahun

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s