Tadabur Alam At Tazkya

Dear All,

Kemarin, aku dan Abi berkesempatan mengantar Aisyah tadabur alam ke Semarang. Bersama sekolahnya At Tazkya, pagi itu kami berencana untuk beratadabur alam. Tujuan utamanya adalah Pabrik Nissin Semarang, Cimory Farm, dan terakhir Kampung Kopi Banaran. Tetapi, saat perjalanan ke Semarang, kami akan berziarah terlebih dahulu ke makam Sunan Kalijaga di Demak.

Sesuai rencana, kami akan berangkat pukul 05.30 dari Kudus. Akan tetapi, karena masih ada yang datang terlambat, jam keberangkatan pun mundur setengah jam. Ada 2 bus dalam rombongan kami. Sekitar pukul 06.00 bus kami baru mulai laju. Pemandu di bus kami, yaitu bus 1, bernama Vera. Mbak Vera cukup membuat suasana ceria dalam bus selama dalam perjalanan. Mbak Vera mengajak anak-anak dan seisi bus bernyanyi dengan riangnya.

Sekitar pukul 07.00 kami singgah terlebih dahulu di makam Sunan Kalijaga di Demak untuk berziarah. Aisyah pun mulai bertanya ini dan itu, kemudian kami pun membimbingnya untuk berziarah bersama kami.

image
Makam Sunan Kalijaga, Demak

Setelah singgah sejenak, kami pun melanjutkan perjalanan ke Semarang. Tujuan kami selanjutnya adalah Pabrik Nissin Semarang. Perjalanan cukup lengang. Pukul 08.30, bus kamipun sampai di lokasi.

Bus kami sampai lebih awal. Karena masih ada sekolah yang melakukan kunjungan, jadilah kami menunggu beberapa waktu. Sambil menunggu kami pun berfoto bersama. Kemudian, jadwal pun dibalik. Yang seharusnya kunjungan terlebih dahulu baru belanja oleh-oleh di outlet Nissin. Sambil menunggu sekolah lain selesai, kamipun berbelanja terlebih dahulu.

image
Mom N Kiddos Playgrup At Tazkiya Formasi tidak lengkap

Setelah beberapa waktu, tibalah giliran anak2 untuk mengikuti proses pembuatan kue di Pabrik Nissin. Hanya anak-anak saja yang diperbolehkan masuk. Akupun membiarkan Aisyah bereksplorasi sendiri bersama Bunda Gurunya. Tetapi, ada juga beberapa orang tua yang ikut menemani masuk.

Tidak sampai setengah jam, Aisyah dan teman-temannya pun keluar. Yaa, seperti biasa, Aisyah kemudian berceloteh panjang lebar tentang apa yang baru saja diikutinya. Aisyah pun mengajakku mendekati miniatur pabrik dan menjelaskan padaku dan Abi tentang proses pembuatan roti di Pabrik Nissin yang ia lihat tadi.

image
Miniatur proses pembuatan roti

Selesai di Pabrik Nissin, kamipun cuuusss ke Cimory. Bagi kami, aku, Abi, dan Aisyah ini adalah kunjungan kedua kami ke Cimory. Aisyah sangat antusias. Kurang dari setengah jam, sampailah kami di Cimory Resto and Farm. Seperti biasa di akhir pekan, tempat parkir Cimory selalu penuh. Kamipun turun di luar area.

image
Welcome πŸ˜€

Setelah mendapat panduan, kami segera masuk. Untuk orang tua atau pendamping, kami perlu membeli kupon senilai 10.000 rupiah untuk masuk ke Cimory Farm mengikuti buah hati kami. Kupon tersebut dapat ditukar dengan produk. Its Okeeyy, laah πŸ˜€

Sejak kunjungan pertama kami ke Cimory, tempat ini telah mengalami berbagai penyempurnaan. Cimory makin luas dan makin tertata dengan baik. Anak-anak mulai bereksplorasi. Aisyah pun berjalan bergandengan dengan teman-temannya. Tak mau aku gandeng atau aku ikuti. Maunya hanya bersama teman-temannya. Jadilah aku eksis sendiri di sana πŸ˜€

image

Setelah berputar-putar di area, kamipun bersantai. Akhirnya, aku pun mendapatkan Aisyah kembali πŸ˜€ Sedari tadi bersama geng nya. Maklum saja, perjalanan hari itu akan menjadi perjalanan kebersamaan yang pungkasan. Setelah ini mereka akan berpindah ke sekolah lain untuk melanjutkan TK. Meskipun, ada juga yang masih lanjut di TK At Tazkya.

image

image
Lovely Abi N Daughter
image
Akhirnya bisa foto bertiga πŸ˜€
image
Menyatu dengan teman Aisyah πŸ˜€ Aisyah N The Geng
image
Aisyah happy in the valley

Setelah puas di Cimory, kamipun lanjut untuk makan siang dan sholat dhuhur di Rumah Makan Menara. Sekitar pukul 14.00 kami lanjut ke tujuan terakhir, yaitu Kampung Kopi Banaran. Kami akan outbond, naik kereta keliling kebun kopi, dan berenang di sana.

Akan tetapi, di luar rencana, hujan mengguyur area Kampung Kopi. Kamipun menunggu di aula. Sejenak kemudian kami dikomando untuk naik kereta keliling kebun kopi, masih dalam kondisi hujan. Naik kereta pun terasa offroad dengan kondisi jalan yang becek dan berlubang πŸ˜€ But, definitely it was fun. Very fun. Karena hujan, aku jadi tak sempat ambil foto sama sekali.

Setelah hujan mulai mereda, anak-anak pun dipersilakan untuk berenang. Waaaw, Aisyah sangat bersemangat berenang bersama kawan-kawannya. Meskipun masih rintik-rintik tetapi semuanya ceria πŸ˜€

image
Happy with frend

Daan, berakhirlah cerita tadabur alam ke Semarang hari itu. Kami berangkat dari semarang sekitar setengah enam sore. Tepat waktu Isya’, kamipun tiba kembali di Kudus.

Hari itu sungguh menyenangkan. Meskipun lelah dan ada satu dua hal di luar rencana, tetapi kami semua bergembira. Anak-anak senang, bersemangat, dan bergembira. Anak-anak juga mendapat banyak pengalaman baru hari itu. Itulah poin yang utama.

Semoga bermanfaat.

With Love,
Bunda Aisykha

Thank You for reading. May Allah always giving you and your family all the best πŸ™‚

Iklan

4 pemikiran pada “Tadabur Alam At Tazkya

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s