Kedai Su-Ko, Susu Kopi

​Dear all,

Hai😀again,,,

Mau nulis #kulinerkudus lagi😉 Tapi, sebenarnya ngga ada rencana juga, sih.

Jadi, ceritanya hari Minggu yang lalu, aku, Abi, Aisyah, adhekku, dan teman-teman kantor ikut acara sepeda santai di kotaku. Rutenya juauh pake banget😫 17 km lebih. Belum lagi ditambah terik sang surya yang sungguh-sungguh menyengat. Jam 10 pagi rasanya sudah seperti jam 12 siang😭

Badan yang super lelah, panas terik yang menyengat membuat kami tidak tahan berjemur di alun-alun kota untuk sekedar menunggu undian hadiah utama yaitu sebuah mobil. Aku, Abi, mba Aisyah, dan adhekku pun bergegas meninggalkan area. Rencananya kami mau langsung pulang saja, tapi, jalan yang biasa kami lalui untuk pulang masih dibanjiri ribuan penunggu undian😀 Kami pun mencari alternatif jalan lain, jalan sebelah Masjid Agung yang terlihat lengang.

Dengan gontai, kami kembali mengayuh sepeda kami, tapi, di tengah jalan kami pun bertemu dengan sebuah kedai. Kedai Su-Ko namanya. Kami samasekali tidak menyadari keberadaan kedai tersebut. Baru hari itu kami tau ada sebuah kedai buesar di situ. Kami segera memarkir sepeda kami di muka kedai dan bergegas masuk.

Kami datang sekitar jam 10 pagi, kedai ini masih sepi. Tempatnya luas sekali😀 Terbagi menjadi dua bagian. Outdoor dan indoor. Outdoor nya eye catchy sekali, lho. Anak muda banget. Kayaknya yang mengelola juga masih anak-anak muda, gitu😊 O ya, di area outdoor juga ada layar besar yang digulung. Mungkin untuk nobar bola atau Moto GP pas ada jadwalnya, ya😊

Area Outdoor
Area Indoor

Kemudian, area indoor, termasuk ruangan yang kami tempati. Menempati sebuah rumah klasik zaman belum merdeka yang cukup besar dan bersih. Semuanya lesehan dengan karpet dan meja-meja rendah. Bersih, legaa😀 Di dalam juga ada sebuah tivi layar datar besar yang ditambahkan untuk menambah kenyamanan pelanggan. Dihiasi wallpaper besar di beberapa temboknya. Cukup kreatif😀 Jempol deh, untuk pilihan desain kedai ini😀 Cukup mengamatinya, kami pun masuk.

Yang pertama kami tanyakan adalah ada atau tidaknya ruang yang berpendingin. Mas pelayannya pun langsung membawa kami ke sebuah ruangan. Untuk lesehan dan berpendinging ruangan😁 Waah, rasanya seperti baru keluar dari gurun Sahara pakai pintu kemana saja nya Doraemon langsung sampai ke Kutub Utara😀 Haish,,lebay😁😁 Dan beginilah penampakan kami😀 TEPAR 😀

Kami pun segera memilih pesanan kami. Karena tadi di alun-alun sudah makan berat, kami hanya pesan minuman dan camilan saja. Di kedai ini, pilihan menunya cukup variatif. Dari menu makanan berat sampai makanan ringan. Minumannya juga beragam, beragam rasa teh, kopi, jus, smoothies, milkshake, sampai es krim juga ada.

Kalo liat tulisan di dinding pas masuk sih, menu unggulan di sini sepertinya ayam geprek. Tapi pasti hot banget 😀. Dan kami juga sudah makan berat tadi. Akhirnya kami pun hanya pesan pisang bakar coklat, roti bakar coklat, bucket, dan minuman teh leci, es jeruk, juga coklat panas untuk Abi. Agak aneh memang si Abi ini😀 Sambil menunggu pesanan datang, kami pun melepas lelah sambil menikmati kesejukan pendingin ruangan😀 Ngantuk😁

Seperti kedai-kedai pada umumnya, kedai ini juga free wifi😉 Good banget. Password wifi uniknya ditulis di nota pemesanan. Kalau ngga teliti ya ngga kelihatan😀 Ini penting banget. Karena free wifi juga magnet untuk mengajak remaja-remaja tanggung dan para wifi holic datang dan berkumpul. Datang dan numpang wifi gratisan aja kan ngga mungkin😀 Jadi mereka pasti pesan sesuatu meskipun cuma es teh segelas lima ribu perak😀

Seperti sekumpulan anak muda yang duduk di teras pojok pas kami datang. Mereka berlima, cuma pesan minum dan satu bucket saja. Udah, duduk berlama-lama udah halal😀ngga bakal dilempar sandal yang punya kedai😁 Apalagi didukung penataan kedai yang oke banget. Bakalan ada juga foto addict di sini. Terlebih kalau malam hari. Itu lampu kayak lampion yang menggantung di atas pasti bakalan bikin romantis abis😊

Ini juga foto addict 😀

Lanjut😉 Pesanan kami datang. Langsung, mulai test kepekaan lidah😀Pertama, rasa teh leci nya sueger😀 Coklat panasnya Abi pas rasanya, ngga kepaitan😊 Pisang bakar coklatnya juga enak, susu ama meises nya ngga pelit. Tapi kok pisangnya cuma dikit, ya?😊 Trus ke roti bakar coklatku😀 Porsinya besar, crunchy, susu ama meises nya ampe meluber.

Minuman
Pisang Bakar Coklat
Roti Bakar Coklat

Tapi, lagi-lagi pake tapi😀 Tapi sayang, aku kurang suka roti tawarnya. Mustinya pake roti tawar kupas aja,,biar lebih soft. Soalnya, kalo pakai roti tawar biasa yang tepinya ada kulit coklatnya, kulitnya jadi keras. Bikin ngga nyaman di mulut dan tenggorokanku😢 Sayang banget😔Terakhir, adalah bucket, yang isinya sosis, nugget, dan kentang goreng. Entah kenapa, bucket ini malah jadi rebutan mba Aisyah dan adhekku. Kata mereka nuggetnya enak😊

Bucket

Setelah kami hampir selesai, datanglah teman-temanku yang lain. Sedari tadi aku memang woro-woro di grup sosmed. Aku tunggu di kedai dekat masjid, adhem😀bisa ngisis dan selonjoran😁 Selesai acara, mereka pun mampir. Mereka lalu memesan beberapa menu sambil istirahat dari lelah dan terik yang menyengat😂

Jus wortel tomat punya teman-teman

Tempat enak, nyaman, makanan enak😀 Lalu, bagaimana harganya? Harganya so so laah😀 Cukup lumayan bersahabat di kantong anak-anak muda. Tapi, masih ada satu tapi lagi😀 Harga yang tertulis belum termasuk pajak ya😁 Pas bayar nanti totalan kita masih akan ditambah pajak 5%😁 Its okey lah yaa,,rakyat hebat bayar pajak😁

Well, the last😀 Kedai ini good looking, pilihan menunya beragam. Ada banyak pilihan. Jadi, untuk harga yang ditawarkan di sini, masih masuk akal laah😉 Masih recomended dan patut dicoba😊

So, ada yang penasaran mau coba nyantai di kedai ini juga?😀 Mampir aja ke Kedai Su-Ko, Susu-Kopi, Jalan Masjid Agung Kudus😉

Habis isi amunisi, kami semua pun gowes lagi. Menembus terik siang yang semakin sengit menghadang😁

Siap gowes lagi pakai tandhem😀

Semoga bermanfaat.

With love,

Tita

Iklan

12 pemikiran pada “Kedai Su-Ko, Susu Kopi

  1. Kedainya lumayan buat mampir sambil isi amunisi perut ya mba… Tempatnya yang bersih dan nyaman membuat pengunjungnya betah berlama – lama di kedai ini ya mba….

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s