Kuliner Kudus : Intip Ketan

Dear all,

Kali ini aku mau cerita tentang #kulinerkudus lagi. Kuliner Kudus ni agak unik ๐Ÿ˜€ Sesuatu yang ternyata khas dari kotaku sendiri, dan aku tidak sadar ๐Ÿ˜€ Padahal sudah 30 tahun aku lahir, tumbuh, dan hidup di kotaku ๐Ÿ˜Š Tapi, tentang kuliner ini adalah jajanan khas dari kotaku sejak dahulu kala, aku baru tau, kemarin ๐Ÿ˜‰

Iyah. Yang aku bicarakan adalah #intipketan. Jajanan intip ketan beberapa tahun terakhir ini memang mulai banyak dijajakan di pinggir jalan. Aku belum pernah makan sama sekali. Penasaran pun tidak! ๐Ÿ˜Š Karena aku pikir ini jajanan biasa saja๐Ÿ˜Š Aku mulai tertarik, ketika ada tulisan “nguri-uri jajanan khas Kudus”. Akupun mulai bertanya-tanya. Apa iya intip ketan ini jajanan khas Kudus?

 

Kemarin sore, aku pun sengaja menghampiri salah satu penjual intip ketan yang mangkal di depan Pasar Kliwon Kudus. Kebetulan tidak terlalu banyak pembeli di situ. Aku pun mulai mengajak Bapak penjualnya ngobrol.

Intip ketan ini adalah makanan yang terbuat dari ketan yang sudah digiling halus. Ketan kemudian dicampur dengan parutan kelapa lalu dimasak di atas wajan yang terbuat dari tahan liat sambil ditaburi gula putih.

Kenapa dinamakan intip?

Karena hasil memasaknya sampai berkerak dan “gosong” di bagian belakangnya. Hampir seperti kerak telur. Tetapi intip ketan ukurannya lebih kecil. Rasanya gurih manis, enak, aku suka sekali ๐Ÿ˜€ Ini pertama kalinya aku mencoba intip ketan ini ๐Ÿ˜Š Harganya murah meriah, cuma dua ribu rupiah, satunya. Enak sambil minum teh sore-sore ๐Ÿ˜€

Kemudian, aku pun bertanya, apa benar intip ketan ini jajanan khas dari Kudus?

Sambil terus memasak, Bapaknya pun bercerita. Intip ketan ini sebenarnya jajanan yang sudah sejak dulu ada di Kudus. Bahkan sejak zaman Sunan Kudus, jajanan ini sudah ada ๐Ÿ˜Š Dulu, penjual intip ketan banyak yang berjualan di sekitar Menara Kudus.

Seiring perkembangan zaman, penjualnya pun mulai berkurang, karena peminatnya pun mulai beralih ke jajanan kekinian ๐Ÿ˜€ Penjual intip ketan ini biasanya akan menjamur saat tradisi Dandangan di gelar. Biasanya sih, berbarengan juga dengan menjamurnya pedagang kerak telur.

Wow, berarti aku sudah melewatkan satu jajanan khas Kudus yang bahkan sudah ada jauh sebelum aku lahir, ya ๐Ÿ˜€ Padahal aku nggak kemana-kemana, lho ๐Ÿ˜ Buat yang belum pernah, cobain deh ๐Ÿ˜‰ Intip ketan, sambil melestarikan jajanan khas Kudus ๐Ÿ˜Š

Semoga bermanfaat.

With love,

Tita

Iklan

10 pemikiran pada “Kuliner Kudus : Intip Ketan

  1. Ini agak mirip dengan Dange kuliner dari Sulewesi Selatan. Tapi bedanya Dange pakai gula merah. Ketannya udah jadi tepung dan pakai cetakan mirip kue pukis. Eh, kok banyak bedanya ya. Hehehe… Kalau dari deskripsinya sptnya saya suka, Mbak ๐Ÿ˜€

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s