Kuliner : Cafe Joy

Dear all,

Its time to kuliner again 😊 Kali ini, aku mampir ke Cafe Joy. Tempat makan pendatang baru, yang sebenarnya bukan brand baru juga, sih. Sebelum menjadi kafe, tempat ini adalah toko roti dengan brand sama, yaitu Joy. Cukup sukses dengan bakery shop nya, Joy mungkin ingin memperlebar sayap dengan mengubah salah satu toko rotinya menjadi kafe ini.

Kafe memang sekarang sedang naik daun. Urban lifestyle yang mulai merambah ke kotaku, menjadi salah satu faktor pendorong menjamurnya kafe atau kedai di kotaku. Dengan paket lengkap free wifi, interior unik, camilan, kopi, milkshake, atau es krim, bersiaplah untuk menyambut para urban communities.

Seperti Cafe Joy ini. Yang tidak sengaja kami, aku, my Swam, dan dua kiddosku, datangi. Tadinya kami hanya ingin nonton pameran dan berfoto dengan Β robot transformer. Tapi, kemudian Aisyah bilang lapar setelah satu jam lebih melihat pameran. Ketika kami tanya mau makan dimana, Aisyah diam saja. Setelah kami beri pilihan, beberapa tempat makan di sekitar tempat pameran, Cafe Joy ini yang dipilih. Dan jadilah kami makan di sana.

Kesayangan Unda foto sama Optimus Prime dan Bumble Bee 😊 Luthfi gagal fokus πŸ˜€

Setelah kami memilih tempat duduk, pelayan langsung memberi kami daftar menu. Menunya cukup variatif. Ada banyak pilihan. Dari camilan hingga makan berat. Minuman mulai dari teh, juice, float, hingga milkshake juga ada.


Malam itu, kami cukup bingung memilih menu. Aisyah sedang ingin spagheti tapi yang ngga pedes 😊 Akupun memanggil pelayannya. Ternyata yang diinginkan Aisyah ada, tapi tidak seperti yang digambar. Gambar yang dilihat Aisyah adalah spagheti bolognese dengan saus pedas. Aisyah pun geleng-geleng. Dan akhirnya menyerah dengan hanya memilih sosis bakar tanpa saos dan nasi putih. O, ya sejak lancar menulis dan membaca, Aisyah mulai mengambil tugas menulis menu pilihan kami 😊 We laff U, darla 😚


Giliranku memilih menu. Aku cukup sapi lada hitam dan nasi putih saja. Minumnya es lemon tea [ajeg] 😁 Kemudian Abi, juga cukup lama memilih. Ingin ayam sechuan, tapi ketika aku panggil kembali pelayannya, ternyata ayam sechuan itu seperti ayam rica-rica, jadi pedas. Tidak jadi πŸ˜€ Abi ingin sapi lada hitam juga, tapi ketika aku panggil pelayan untuk ketiga kali😊 dan bertanya apa sapi lada hitamnya pedas?

Mba pelayan yang ramah banget itu kemudian mengizinkan aku mencicipi langsung bumbu lada hitam mereka πŸ˜€ Ternyata hot lada hitamnya terasa sekali. Abi pun batal milih lagi. Dan pilihannya jatuh ke fried banana chocolate cheese 😊 Pisang [lagi] kan, ya πŸ˜€ Hobi emang πŸ˜€ Akhirnya aku tambah saja untuk Abi, Chicken Crispy Steak dan nasi putih 😊 Indonesia banget, ya 😁 Makan steak pakai nasi πŸ˜‰


Sambil menunggu, kamipun mengamati seisi kafe. Tidak ada yang spesial, sih. Seperti tempat makan fast food pada umumnya. Ada satu flat tv besar dan beberapa kipas angin dan blower. Tidak ada interior unik atau spot foto. Hanya kursi makan semi sofa menempel di tembok saja yang terlihat sangat nyaman 😊 Tujuan datang ke tempat ini tidak lain dan tidak bukan ya hanya untuk makan. Atau untuk nyantai sambil menikmati free wifi. Jangan lupa tanya pasword ke pelayan, ya. Pasti dikasih πŸ˜€

Seperti restoran fast food pada umumnya


Tidak lama, minuman kami datang. Aku langsung mencoba es lemon tea ku, yang benar-benar ada potongan jeruk lemonnya. Bukan jeruk nipis atau jeruk peras, tapi jeruk lemon, seperti namanya. Seger banget, tapi agak kurang manis untuk takaran lidahku πŸ˜€

Itu lemon slice beneran πŸ˜€
Sapi lada hitam dan nasi putih

Sapi lada hitamku πŸ˜€ dagingnya empuk. Lada hitamnya cetar, terasa banget. Aku suka. Mungkin, minyaknya bisa agak dikurangi, ya πŸ˜€ Coz its too oily for me 😊 Sedangkan, Sosis bakar Aisyah sama seperti sosis pada umumnya. Chicken crispy steak Abi juga tidak ada masalah. Meskipun ekspektasi awal kami, ayamnya akan dibalut dengan tepung krispi tebal krenyes dan sausnya tidak diguyur langsung 😊 Pisang gorengnya, paling pas buat temen nongkrong aslinya. Tapi, karena my Princess Aisyah udah kenyang duluan, ya seperti biasa, langsung minta pulang 😁 Udah malam juga sih 😁

Chicken Crispy Steak
Sosis bakar with mayonice
Fried Banana Chocolate Cheese

Well, sebelum pulang bayar dulu lah ya πŸ˜€ Untuk semua yang kami makan, kami cukup membayar lima puluh ribu lebih dikit 😊 Harga yang masih cukup wajar untuk standar kantong siapa saja. Bergantung pilihan menu kita juga, sih. Karena yang mahal juga ada, lho πŸ˜‰


Selamat kulinerΒ πŸ˜€ Cafe Joy, Jalan Jendral Sudirman No.1 Kudus.

Semoga bermanfaat.

With love,

Tita

Iklan

9 pemikiran pada “Kuliner : Cafe Joy

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s