Kuliner : Fuji Yatai

Dear all,

Hai,,hai,,udah hari Sabtu aja, nih ๐Ÿ˜‰ Time to culinary, yes ๐Ÿ˜Š Kuliner kemana kita weekend inih? ๐Ÿ˜Š “Nyushi” aja yuuk. Aku tau tempat yang endes banget di kota kecil tercintah ini. Fuji Yatai.

Spesialis masakan jepang ini bisa aku bilang kedai. Unik banget, karena bikinnya di gerobak. Jangan bayangin kedai masakan Jepang ini berada di ruko besar dengan interior yang unik. Ini cuma kedai kecil yang nempel aja di pinggir jalan. Didominasi warna merah, kedai ini cuma menyediakan tiga meja untuk lesehan ๐Ÿ˜€

Tuh, kan, kecil aja tempatnya ๐Ÿ˜Š

Cuma tiga meja? ๐Ÿ˜ฎ Iyap! Eitts, jangan salaaah ๐Ÿ˜Š Ini kedai boleh kecil, tapi pembeli mau banget dan rela antri sambil berdiri biar tetep bisa makan sushi di sini ๐Ÿ˜‰ Apa sih yang bikin mereka semua rela antri? Itulah kenapa aku di sini. Buat nyari tau ini kedai ada apanya, sih? ๐Ÿ˜€ Pas aku datang, kedai ini belum terlalu ramai, sih. Masih ada meja kosong. Kami langsung duduk dan mulai memesan. Seperti biasa, Aisyah langsung ambil alih untuk menulis menu.

Lagi hobi nulis ๐Ÿ˜Š

Tak lama, minuman kami datang. Teh anget untuk Abi. Es lemon tea untuk aku [ajeg] ๐Ÿ˜Š Es teh lecy untuk Mba Aisyah. Dan es teh untuk adikku dan Indah. Aku penasaran dengan es lemon tea ku. Karena yang di sini es lemon tea nya ngga pakai irisan jeruk apapun. Setelah aku coba, rasanya standar aja, sih. Dan seperti biasa agak kurang manis untuk lidahku ๐Ÿ˜Š Aku pun mencoba es teh lecy punya Mba Aisyah. Heeemm,,ini teh sweet dan seger banget. Suka suka suka ๐Ÿ˜Š

Setelah itu, tak lama menunggu. Aku bilang sih lumayan cepet ini masaknya. Satu per satu pesanan kami datang. Punya Mba Aisyah, chicken teriyaki dan nasi putih. Cobain dulu. Kata Mba Aisyah agak asin buat dia ๐Ÿ˜€ Okey lah, aku coba. Kalau dimakan tanpa nasi, memang sedikit asin, ya. Mungkin karena bumbu teriyakinya agak strong ๐Ÿ˜Š But, dengan nasi jadinya enak, kok. Ayamnya dibalut tepung, lebih krenyes dimulut. Suka banget teksturnya.

Chicken Teriyaki dan Nasi Putih

Lanjut๐Ÿ˜‰ Sushinya datang. Pertama, sushi chicken crispy, pesananku, Abi, dan Indah. Pesanan kita bertiga sama. Penampakan sushi nya seperti di resto-resto besar. Cantik. Apakah rasanya secantik penampilannya? Mari makaaan ๐Ÿ˜€

Sushi Chicken Crispy

Heemmm, aku bilang ini sushi yang enak. Ada krispi-krispinya dan tambahan topping spicy mayonice yang bikin sushi ini jadi gurih. Aku sukaaaaa ๐Ÿ˜‹ Mba Aisyah juga sukaaa banget, lho ๐Ÿ˜Š Jadi tukeran, deh. Sushinya buat Mba Aisyah, chicken teriyakinya buat Bunda.

Sushi Chicken Cheese

Berikutnya, sushi chicken cheese. Pesenan si tante inih. Waduuh, dari penampakannya yang pakai topping parutan keju tebal aja udah bikin ngiler ๐Ÿ˜€ Luthfi pun jadi ngga bisa nahan diri, tuh ๐Ÿ˜Š Luthfi meets cheese tuh sama kayak Abi kalo liat pisang ๐Ÿ˜ Ngefans berat ๐Ÿ˜„ Itu keju yang setumpuk mulai deh masuk perut my Entong ๐Ÿ˜€ Dan pas sushinya kita cobain. Aduuuh, melting bangeet. Asli enak ini sushi chicken cheese nya. Nge-blend banget.

Kalo menurutku yaa, yang bikin sushi-sushi di Fuji Yatai ini jadi makin enak tuh saus nya yang coklat-coklat itu, loh. Rasanya gurih. Meleer ๐Ÿ˜ Bikin pengen makan teruus ๐Ÿ˜Š Recomended, deh. Dua sushi pesanan kita tadi. Wajib dicoba. Mari makan lageeee ๐Ÿ˜‰

Eitts, makan teruus tu mau bayar pake apaan? ๐Ÿ˜ He he santai aja, deh. Ngga usah ngetril ๐Ÿ˜ Sushi dan makanan jepang di kedai ini ngga nyampe lima belas ribu per porsinya ๐Ÿ˜Š Cuma sepuluh ribuan lebih dikit. Murah banget, kan?

Rela antri demi sushi di Fuji Yatai

Naah, aku jadi tau sekarang. Apa yang bikin pembeli sampe rela antri di kedai ini? Jelas, sushi-sushinya yang enak. Porsinya pas ๐Ÿ˜‰ Ngga pelit dan ngga over juga. Daan, tentu harganya yang masuk banget di kantong siapa aja ๐Ÿ˜€

Yang ngaku sushi lovers, merapat deh ke Fuji Yatai. Jalan Ahmad Yani, Kudus. Buka mulai jam empat sore ampe jam setengah sepuluh malam. Everyday, ya. Except Monday ๐Ÿ˜‰

Semoga bermanfaat.

With love,

Tita

Iklan

4 pemikiran pada “Kuliner : Fuji Yatai

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s