5 Tips Agar Anak Lebih Nyaman Ketika Harus Masuk Rumah Sakit

Dear All,

Tulisan terbaruku kali ini terinspirasi dari gadis kecil kesayanganku, Aisyah. Beberapa waktu lalu, Aisyah memang sempat dirawat beberapa hari di rumah sakit. Bukan pertama kalinya, jadi aku sudah paham betul apa saja yang harus aku lakukan agar Aisyah merasa lebih nyaman menjalani masa perawatan di rumah sakit.

Mengingat, di rumah sakit, tangan Aisyah harus diinfus, dan itu sangat tidak nyaman. Belum lagi, serangkaian tindakan yang harus dijalani Aisyah, pasti akan membuat mental dan emosinya tidak stabil. Padahal, selama menjalani perawatan, Aisyah harus tetap semangat, agar lebih cepat pulih.

Nah, berdasar pengalamanku menemani Aisyah di rumah sakit, ada beberapa hal yang dapat kita berikan atau lakukan agar anak dapat merasa lebih nyaman ketika harus masuk rumah sakit. Apa saja? Ini dia, 5 tips agar anak lebih nyaman ketika harus masuk rumah sakit.

 

 

1. Bawakan Benda Kesayangan

Anak pasti punya satu atau dua benda kesayangan di rumah, bukan? Misalnya, boneka, bantal, guling, atau mainan kesayangan. Seperti Aisyah yang punya bantal kesayangan dan selalu dibawa kemanapun ketika harus menginap di luar rumah.

Ketika anak harus masuk rumah sakit, kita bisa membawakan satu atau dua benda-benda kesayangannya. Agar anak merasa sama seperti di rumah. Tetap bisa bermain bersama benda-benda kesayangannya. Meskipun tidak akan pernah sama ๐Ÿ˜ Tapi setidaknya, berada di dekat barang-barang kesayangan dapat menambah semangat dan kenyamanan anak

2. Putarkan Acara Kartun Favorit

Aisyah suka sekali dengan beberapa serial kartun di televisi. Aku tidak melarangnya, karena menurutku lebih baik daripada harus menonton sinetron yang entah kemana arahnya dan tidak ada pesan moral postif yang bisa diambil ๐Ÿ˜

Ketika harus masuk rumah sakit, serial kartun di televisi tersebut sangat membantu menyamankan Aisyah. Aisyah bisa lebih rileks sambil ketawa-ketiwi dan sejenak melupakan infus di tangannya, saat menyaksikan serial kartun favoritnya.

Ketika anak harus masuk rumah sakit, cobalah untuk memberikan keleluasaan pada anak, menonton acara kartun favoritnya di televisi. Bila tidak ada televisi di dalam ruang perawatan, bawalah anak menuju ke lobi ruang perawatan dan mintalah suster mengganti channel televisi. Agar anak tetap mendapat hiburan meskipun harus dirawat di rumah sakit.

 

 

3. Bawakan Buku Dongeng

Buku dongeng adalah ideku agar gadis kecilku tidak merasa bosan dan terus meratapi rasa sakit di tangan karena infus. Aku sengaja membelikan buku dongeng baru di toko buku, agar Aisyah mendapat cerita dan pengalaman yang baru pula. Buku dongeng di rumah sudah dihafal semua ceritanya oleh Aisyah, jadi aku takut kalau tujuanku menghilangkan kebosanannya malah gagal ๐Ÿ˜

Buku dongeng aku pilih yang berisi kumpulan dongeng. Tujuanku agar lebih hemat tetapi masih tetap dapat memberikan Aisyah cerita yang bermacam-macam. Selain itu, aku juga pilih yang ada gambarnya dan full colour, jadi lebih menarik untuk ditunjukkan pada Aisyah. Ceritanya bisa apa saja, tapi karena Aisyah suka yang berbau-bau princes, jadi aku belikan yang ceritanya tidak jauh-jauh dari itu. Tidak perlu yang mengandung nilai pendidikan dan moral yang berat, cukup yang ringan-ringan saja, karena tujuannya kan menghibur anak.

4. Berikan Makanan favorit

Ini sih sebenarnya 50:50 ya. Tapi, untuk mengembalikan nafsu makan anak, makanan favorit bisa jadi andalan. Tentu yang tidak bertentangan dengan aturan dari dokter, ya. Karena mungkin beberapa penyakit, memiliki pantangan pada makanan tertentu dan kita juga harus tahu.

Misalnya, anak suka sekali roti pisang atau abon daging. Ketika harus masuk rumah sakit, agar anak tetap mau makan, kita bisa menambahkan makanan-makanan favoritnya dalam menu hariannya. Selama tidak bertentangan dengan diet pasien, memberikan makanan favorit anak dapat sangat membantu. Atau kalau kita ragu, bisa bertanya terlebih dahulu dengan dokter yang merawat. Jadi, apa yang kita berikan jadi “legal” dan tidak mengganggu ritme perawatan anak.

5. Menikmati Gadget

Heemm,,musti hati-hati kalo bicara benda yang satu ini. Tapi, aku sudah pernah mengemukakan pendapatku tentang gadget dan anak sebelumnya. Jadi, aku lebih santai menjelaskan di sini.

Baca Juga :ย Dukung “Friendly Gadget” untuk Anak

Ketika anak sakit dan harus masuk rumah sakit, anak butuh support agar semangat dan lebih cepat pulih. Tentang pengobatan dan seluk-beluknya, biarlah dokter yang menangani. Tetapi, bukan berarti dengan menghalalkan segala cara, agar anak merasa nyaman. Meskipun dalam beberapa kesempatan, orang tua menyerah saja dan menuruti semua permintaan anak. Yang penting anak semangat dan cepat sembuh.

Bagiku, yang penting anak harus nyaman dan semangat. Agar proses pengobatan dapat berjalan lebih lancar. Bayangkan bila anak terus-menerus menangis atau semalaman kita harus begadang mengelus-elus tangan yang diinfus. Seperti yang dulu sering terjadi pada Aisyah, sebelum aku menemukan 5 tips agar anak lebih nyaman ketika harus masuk rumah sakit, yang sekarang ini aku tulis. Dan salah satunya adalah menikmati gadget.

Aku menyarankannya, karena benda ini memiliki banyak manfaat daripada mudharatnya ketika kita memanfaatkannya secara positif. Jadi, dari gadget aku bisa menunjukkan pada Aisyah kegiatan teman-teman Aisyah di sekolah selama ia tidak masuk sekolah. Kebetulan wali kelas Aisyah rajin membagikan kegiatan anak-anak di grup. Tujuanku tentu agar Aisyah semangat dan cepat ingin kembali bersekolah.

Selain itu, video-video menarik tentang anak, hewan, dan tumbuhan, film-film kartun singkat berbagai cerita juga bisa kita temukan dengan mudah dari gadget. Please, jangan melulu diajak main game, ya. Beri alternatif lain karena banyak hal yang bisa kita temukan melalui gadget, selain game. Dengan begitu, anak bisa terhibur dan berkurang rasa jenuhnya. Tentu, melupakan sesaat jarum infus yang tertancap di tangannya ๐Ÿ˜

Nah, itulah 5 tips agar anak lebih nyaman ketika harus masuk rumah sakit yang dapat aku bagikan di sini. Semoga Aisyah dan anak-anak kita sehat-sehat selalu, ya. Jadi, kita tidak perlu berurusan dengan rumah sakit. Tapi, jika memang harus masuk rumah sakit, semoga tulisan ini dapat membantu ๐Ÿ˜‰

Semoga bermanfaat.

 

With love,

Tita

Untuk #1minggu1cerita

Iklan

3 pemikiran pada “5 Tips Agar Anak Lebih Nyaman Ketika Harus Masuk Rumah Sakit

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s