Kuliner : Pondok Bandeng Pati, Spesialis Bandeng Tanpa Duri

Dear all,

Selamat hari Sabtu lagi πŸ˜€

Mumpung kemarin pas banget ada acara ke kota sebelah, yaitu Pati, sekalian aja aku nyobain kuliner di sana πŸ˜€ Karena dari pas mulai masuk kota Pati ketemunya ama gambar bandeng mulu di sepanjang jalannya😊 Jadilah aku pengen nyobain kuliner bandeng yang terkenal dari kota ini, bandeng tanpa duri πŸ˜‰

Setelah diskusi WA dengan adikku yang tau banget kota Pati, karena rezekinya dia kebetulan di kota ini. Aku dapat satu tempat makan bandeng cabut duri yang harganya miring tapi rasanya tetep amazing πŸ˜€ Karena, ternyata ada juga tempat makan bandeng yang mahal tapi rasanya  so so aja ama tempat yang lain. Jadi, kita samperin yang murah tapi enak aja, yes πŸ˜‰

Clue nya adalah perempatan Stadion Joyo belok kanan. Udah, dari situ tinggal pilih aja, kuliner bandeng banyak. Dan, berhentilah aku di satu tempat makan bandeng pertama yang aku temui di kiri jalan, Rumah Makan Pondok Bandeng.

Pas aku sampai, tempat makannya sepi, jadi ragu juga, ini tempat makan enak nggak, yaa πŸ˜€ But, setelah duduk sebentar, pengunjung yang lain pun berdatangan. Warung makan yang memanjang ke dalam ini pun kemudian jadi rame. 

Aku dan Abi segera pesan, bandeng bakar. Udah ngiler pengen makan bandeng bakar cabut duri nya. Karena di kotaku jarang ada yang beginian πŸ˜€ Bandeng cabut duri, kuliner yang cukup mudah ditemukan di kota Pati.

Aslinya, penghasil bandeng yang terkenal sih di Juwana, salah satu kecamatan di kota Pati. Bandeng Juwana terkenal dimana-mana karena dagingnya yang enak. Karena bandeng banyak durinya, dicarilah cara supaya bandeng ini tetep banyak peminatnya, tapi ngga perlu repot dengan duri-durinya. 

Cara yang paling terkenal adalah dengan presto. Jadinya bandeng duri lunak. Masih ada durinya, tapi udah lunak dan menyatu dengan dagingnya. Kalau bandeng presto, di Kudus juga ada sentra penghasilnya. Kemudian, muncul juga cara pengolahan baru, yaitu bandeng cabut duri. Durinya dicabut dan dipisah secara manual dari bandengnya. Jadi, daging bandengnya masih berasa alami kalo pake cara cabut duri ini.

Selain bandeng bakar cabut duri, Pondok Bandeng ini juga menyediakan berbagai olahan dari bandeng, yang semuanya sudah tanpa duri. Mulai dari bandeng krispi, pepes bandeng, bandeng bumbu rica-rica, bakso bandeng, sampai olahan frozen food dari bandeng juga tersedia di sini. Tapi, ada juga menu lain yang tidak berbau bandeng di sini. Seperti ayam goreng atau tempe juga ada. O ya, Pondok Bandeng juga menyediakan pepes waleran bandeng juga, lho 😁

Pepes Bandeng
Garang Asem Bandeng
Bandeng Bumbu Rica

Aku penggemar waleran bandeng πŸ˜€ Waleran adalah jeroan nya bandeng. Belum pernah nyobain waleran kalau dipepes bakalan kayak gimana rasanya. Tapi, pas kemarin ke situ, pepes walerannya udah keabisan 😁 Jadi, batal nyicip nya. Cuma nyobain bandeng bakarnya aja.

Bandeng Bakar

Menurutku, bandeng bakar di Pondok Bandeng rasanya enak. Beneran aman makan bandengnya karena ngga ada durinya dan dagingnya masih berasa daging bandeng. Enak, aku suka manis gurihnya. Lebih suka lagi karena sambelnya ngga terlalu pedes dan ada lalap taogenya. Cocok di lidahku.

Selain rasa yang enak, harga di Pondok Bandeng ini juga masih masuk akal banget. Rata-rata bandeng di sini harganya 15 ribuan saja per porsinya. Ukuran bandengnya juga lumayan, 15-18cm kira-kira. Pasnya berapa ukurannya, bisa langsung dicobain aja ya, di Pondok Bandeng, Jalan A. Yani, Pati. Karena rasa itu selera πŸ˜‰

Semoga bermanfaat.

With love,

Tita

Iklan

4 pemikiran pada “Kuliner : Pondok Bandeng Pati, Spesialis Bandeng Tanpa Duri

Silakan tinggalkan jejak di rumah Tita

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s